Pengertian, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Pemerintahan Presidensial
Pengertian, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Pemerintahan Presidensial

Pengertian, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Pemerintahan Presidensial

Anams.id – Sistem pemerintahan diartikan sebagai suatu tatanan komponen pemerintahan yang saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan dan fungsi pemerintahan.

Negara Indonesia telah memutuskan bahwa sistem pemerintahan yang dianut adalah sistem presidensial yang tertuang dalam Bab 1 tentang Bentuk dan Kedaulatan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Dilakukan menurut rakyat dan konstitusi. Selain itu, Bab 3 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Pasal 6A(1) tentang kekuasaan pemerintah provinsi, khususnya pemilihan langsung Presiden dan Wakil Presiden oleh rakyat, mencerminkan sistem presidensial.

Meskipun Indonesia telah menganut sistem presidensial, namun belum sepenuhnya dapat menunjukkan tujuan dan fungsi pemerintahan nasional, maka saya tertarik untuk menganalisis status penerapan sistem presidensial di Indonesia.

pengertian sistem pemerintahan

Sistem ini berasal dari bahasa Inggris system yang berarti keseluruhan yang terdiri dari beberapa bagian dengan hubungan fungsional. Meskipun kata government awalnya berasal dari kata government, tetapi merupakan alat negara yang memiliki kekuasaan untuk mengatur dan memerintah.

Pemerintah dalam arti luas adalah suatu badan nasional yang menyelenggarakan semua tugas pemerintahan, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif, untuk mencapai tujuan penyelenggaraan negara.

Sistem pemerintahan diartikan sebagai suatu tatanan komponen pemerintahan yang saling mempengaruhi dalam mencapai tujuan dan fungsi pemerintahan. Menurut Montesquieu, kekuasaan negara dibagi menjadi kekuasaan eksekutif, yang berarti kekuasaan untuk menegakkan hukum atau menjalankan pemerintahan, kekuasaan legislatif, yang berarti kekuasaan untuk membuat undang-undang, dan kekuasaan yudikatif, yang berarti kekuasaan untuk membuat undang-undang. Itu diklasifikasikan menjadi tiga. menghukum pelanggaran hukum. Komponen-komponen ini secara luas mencakup badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif.

Baca Juga :   Sejarah Demokrasi Terpimpin

Pengertian sistem pemerintahan presidensial

Sistem pemerintahan presidensial adalah sistem pemerintahan,

  • Presiden memegang kepala pemerintahan dan kepala negara.
  • Pemerintah tidak bertanggung jawab kepada parlemen (perundang-undangan).
  • Menteri bertanggung jawab kepada Presiden karena dia adalah kepala negara dan kepala pemerintahan.
  • sistem presidensial

Dalam sistem presidensial, presiden berada pada posisi yang relatif kuat dan tidak dapat digulingkan karena kelemahan subjektif seperti kurangnya dukungan politik…tetapi tidak ada mekanisme untuk mengontrol presiden. Jika presiden melanggar konstitusi, melakukan makar, atau terlibat dalam kejahatan, presiden dapat digulingkan. Ketika dia dipecat karena kejahatan tertentu, Wakil Presiden biasanya menggantikannya.

Model ini diadopsi oleh Amerika Serikat, Filipina, Indonesia, dan sebagian besar negara Amerika Latin.

Ciri-ciri pemerintahan presidensial

Terdiri dari:

  • Dipimpin oleh presiden sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara.
  • Kekuasaan eksekutif diangkat oleh demokrasi rakyat sebagai presiden dan dipilih oleh demokrasi rakyat baik secara langsung maupun melalui badan perwakilan rakyat.
  • Presiden memiliki kekuasaan (privilege) untuk mengangkat dan memberhentikan menteri yang memimpin kementerian dan non kementerian.
  • Menteri hanya bertanggung jawab atas kekuasaan eksekutif (bukan kekuasaan legislatif).
  • Kekuasaan eksekutif tidak bertanggung jawab atas kekuasaan legislatif.
  • Kekuasaan eksekutif tidak dapat dipaksakan oleh lembaga legislatif.

Kelebihan dan kekurangan sistem presidensial

Terdiri dari:

1. Kelebihan Sistem Presidensial:

  • Badan eksekutif lebih stabil posisinya karena tidak bergantung pada parlemen.
  • Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas jika ada jangka waktu tertentu. Misalnya, presiden
  • Amerika Serikat memiliki masa jabatan empat tahun, presiden Filipina enam tahun, dan presiden Indonesia lima tahun.
  • Penyusunan program kerja Kabinet dapat dengan mudah disesuaikan dengan masa jabatannya.
  • Lembaga legislatif bukanlah arena bermain bagi jabatan eksekutif, karena dapat diisi oleh pihak luar, termasuk anggota parlemen.
Baca Juga :   ASEAN dan Peran Indonesia Di Dalamnya

2. Kekurangan Sistem Presidensial:

  • Karena kekuasaan eksekutif berada di luar pengawasan langsung cabang legislatif, ia dapat menciptakan kekuasaan absolut.
  • Sistem pertanggungjawaban tidak jelas.
  • Keputusan atau kebijakan publik, kecuali keputusan definitif, umumnya merupakan hasil negosiasi antara Cabang Eksekutif dan Kongres.
  • Pengambilan keputusan membutuhkan waktu yang lama.

Itulah Pembahasan mengenai Pengertian, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan Pemerintahan Presidensial, semoga bermanfaat***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *