Melihat Sepak Terjang Para Raja yang Berkuasa di Kerajaan Sriwijaya

Anams.id – Hi guys, pada kesempatan kali ini, saya ingin membawa kalian dalam sebuah perjalanan ke masa lalu, tepatnya pada zaman Kerajaan Sriwijaya. Kerajaan yang terkenal dengan kekuasaannya yang meliputi wilayah Indonesia hingga Asia Tenggara ini dipimpin oleh sejumlah raja yang begitu legendaris.

Kisah perjuangan mereka dalam mempertahankan dan memperluas wilayah kekuasaan kerajaan ini sungguh menarik untuk kita telusuri. Dalam rentang sejarah yang panjang, setidaknya ada delapan nama raja yang patut kita kenal, mulai dari Sri Indrawarman hingga Marawijayatunggawarman. Mari kita simak kisah mereka satu per satu dan hayati kebesaran Sejarah Kerajaan Sriwijaya yang dulu begitu megah.

Kerajaan Sriwijaya merupakan salah satu kerajaan besar yang pernah berdiri di Nusantara pada masa lampau. Kerajaan ini berdiri sejak abad ke-7 dan berkembang pesat hingga abad ke-13 Masehi. Selama masa kejayaannya, Kerajaan Sriwijaya pernah dipimpin oleh beberapa raja yang berhasil memperluas wilayah kekuasaannya serta meningkatkan perdagangan dan hubungan dengan negara-negara lain. Berikut adalah kisah para raja yang pernah memimpin Kerajaan Sriwijaya.

1. Raja Dapunta Hyang Sri Jayanasa

Dapunta Hyang Sri Jayanasa adalah raja pertama Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-7. Beliau dianggap sebagai pendiri Kerajaan Sriwijaya dan merupakan keturunan dari raja-raja Melayu Kuno.Raja pertama Kerajaan Sriwijaya yang berhasil diketahui namanya adalah Raja Dapunta Hyang Sri Jayanasa. Berdasarkan Prasasti Kedukan Bukit (683 M), Raja Dapunta Hyang Sri Jayanasa telah berhasil memperluas wilayah kekuasaannya hingga ke Jambi dengan menduduki daerah Minangatamwan yang memiliki arti strategis dalam bidang perekonomian. Selain itu, Raja Dapunta Hyang Sri Jayanasa juga bercita-cita untuk menjadikan Kerajaan Sriwijaya sebagai Kerajaan Maritim.

2. Sri Indravarman Che-li-to-le-pa-mo

Sri Indravarman Che-li-to-le-pa-mo merupakan raja kedua Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-7. Beliau adalah putra dari raja pertama Kerajaan Sriwijaya, Dapunta Hyang Sri Jayanasa.

Baca Juga :   Pengertian Konsolidasi Adalah

3. Rudra Vikraman Lieou-t’eng-wei-kong

Rudra Vikraman Lieou-t’eng-wei-kong adalah raja ketiga Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-8. Beliau merupakan raja yang cukup berpengaruh dan berhasil memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.

4. Maharaja Wisnu Dharmmatunggadewa

Maharaja Wisnu Dharmmatunggadewa adalah raja keempat Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-9. Beliau merupakan raja yang agamis dan memperkenalkan agama Buddha ke dalam Kerajaan Sriwijaya.

5. Dharanindra Sanggramadhananjaya

Dharanindra Sanggramadhananjaya adalah raja kelima Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-9. Beliau merupakan raja yang cukup berkuasa dan berhasil memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya hingga ke wilayah Jawa Timur.

6. Samaragrawira

Samaragrawira adalah raja keenam Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-9. Beliau merupakan raja yang agamis dan memperkuat pengaruh agama Buddha di Kerajaan Sriwijaya.

7. Samaratungga

Samaratungga adalah raja ketujuh Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-9 hingga ke-10. Beliau merupakan raja yang agamis dan membangun candi Borobudur sebagai bentuk perayaan agama Buddha.

8. Raja Balaputra Dewa

Raja Balaputra Dewa awalnya adalah raja dari Kerajaan Syailendra di Jawa Tengah. Namun, saat terjadi perang saudara di Kerajaan Syailendra antara Balaputra Dewa dan Pramodhawardani (kakaknya), Balaputra Dewa mengalami kekalahan. Karena itu, ia lari ke Kerajaan Sriwijaya yang saat itu diperintah oleh Raja Dharma Setru (kakek dari Balaputra Dewa) yang tidak memiliki keturunan. Di sana, Balaputra Dewa diangkat menjadi raja dan memimpin Kerajaan Sriwijaya.

Pada masa pemerintahannya, Kerajaan Sriwijaya berkembang semakin pesat dengan meningkatkan kegiatan perdagangan dan pelayaran serta menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan di luar wilayah Indonesia, terutama India.

9. Sri Udayadityavarman Se-li-hou-ta-hia-li-tan

Sri Udayadityavarman Se-li-hou-ta-hia-li-tan adalah raja kesembilan Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-11. Beliau merupakan raja yang cukup berpengaruh dan berhasil memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya hingga ke wilayah Melayu.

Baca Juga :   Kebijakan Politik Etis Serta Tokoh-Tokoh Dibelakangnya

10. Hie-tche (Haji)

Hie-tche atau Haji adalah raja kesepuluh Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-11 hingga ke-12. Beliau merupakan raja yang cukup berpengaruh dan berhasil memperluas wilayah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya hingga ke wilayah Kalimantan.

11. Sri Cudamanivarmadeva Se-li-chu-la-wu-ni-fu-ma-tian-hwa

Sri Cudamanivarmadeva Se-li-chu-la-wu-ni-fu-ma-tian-hwa adalah raja kesebelas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-12. Beliau merupakan raja yang cukup agamis dan memperkuat pengaruh agama Buddha di Kerajaan Sriwijaya.

12. Sri Maravijayottungga Se-li-ma-la-pi

Sri Maravijayottungga Se-li-ma-la-pi adalah raja kedua belas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-12. Beliau merupakan raja yang cukup berpengaruh dan berhasil memperkuat kekuasaan Kerajaan Sriwijaya hingga ke wilayah Malayu.

13. Sumatrabhumi

Sumatrabhumi adalah raja ketiga belas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-12 hingga ke-13. Beliau merupakan raja yang agamis dan memperkuat pengaruh agama Buddha di Kerajaan Sriwijaya.

14. Sangramavijayottungga

Sangramavijayottungga adalah raja keempat belas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-13. Beliau merupakan raja yang cukup berpengaruh dan berhasil memperkuat kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.

15. Rajendra Dewa Kulottungga Ti-hua-ka-lo

Rajendra Dewa Kulottungga Ti-hua-ka-lo adalah raja kelima belas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-13. Beliau merupakan raja yang cukup agamis dan memperkuat pengaruh agama Buddha di Kerajaan Sriwijaya.

16. Rajendra II

Rajendra II adalah raja keenam belas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-13. Beliau merupakan raja yang cukup berpengaruh dan berhasil memperkuat kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.

17. Rajendra III

Rajendra III adalah raja ketujuh belas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-13. Beliau merupakan raja yang cukup agamis dan memperkuat pengaruh agama Buddha di Kerajaan Sriwijaya.

18. Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa

Baca Juga :   Karakteristik Benua Asia

Srimat Trailokyaraja Maulibhusana Warmadewa adalah raja kedelapan belas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-13. Beliau merupakan raja yang cukup berpengaruh dan berhasil memperkuat kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.

19. Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa

Srimat Tribhuwanaraja Mauli Warmadewa adalah raja kesembilan belas Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-13. Beliau merupakan raja yang cukup agamis dan memperkuat pengaruh agama Buddha di Kerajaan Sriwijaya.

20. Srimat Sri Udayadityawarma Pratapaparakrama Rajendra Maulimali Warmadewa

Srimat Sri Udayadityawarma Pratapaparakrama Rajendra Maulimali Warmadewa adalah raja kedua puluh Kerajaan Sriwijaya yang memerintah pada abad ke-13. Beliau merupakan raja yang cukup berpengaruh dan berhasil memperkuat kekuasaan Kerajaan Sriwijaya.

Apakah kamu sudah mengerti kisah para raja yang memimpin Kerajaan Sriwijaya? Melalui cerita yang telah kita dengarkan, kita dapat mengenal lebih dalam tentang kejayaan dan kejatuhan sebuah kerajaan yang pernah berdiri megah di Nusantara.

Para raja yang berkuasa pada masa itu telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk sejarah bangsa Indonesia. Mereka tidak hanya memimpin dengan bijak dan kuat, tetapi juga berhasil memperluas pengaruh Sriwijaya hingga ke luar negeri.

Namun, seperti yang telah kita ketahui, segala kejayaan pasti akan berakhir, termasuk kejayaan Sriwijaya. Kita dapat mengambil pelajaran bahwa setiap puncak pasti ada lembah, dan setiap kejayaan pasti ada kejatuhan.

Oleh karena itu, mari kita menjaga dan memperkuat bangsa ini agar dapat terus berkembang dan menghadapi masa depan dengan baik.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *