HAKIKAT MANUSIA
HAKIKAT MANUSIA

HAKIKAT MANUSIA

ANAMS.ID – HAKIKAT MANUSIA

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Manusia diposisikan sesuai dengan kodrat, martabat, hak, dan kewajibannya.

sifat manusia

Kodrat manusia adalah jumlah total dari sifat-sifat yang sah, kemampuan, atau bakat bawaan yang melekat pada manusia. Artinya, manusia sebagai makhluk individu dan sosial yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dilihat dari kodratnya, kedudukan manusia secara pribadi disesuaikan dengan sifat bawaan, kemampuan, dan bakat alaminya.

Harga diri manusia

Martabat manusia berarti martabat manusia. Martabat manusia adalah harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Harga diri manusia

Martabat manusia berarti martabat manusia. Martabat manusia adalah kedudukan manusia yang terhormat sebagai makhluk yang benar yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa, dan manusia menempati kedudukan yang lebih tinggi dari makhluk lainnya. Dari segi harkat, kedudukan manusia lebih tinggi dan lebih terhormat dari makhluk lainnya.

hak asasi Manusia

Hak Asasi Manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh semua manusia sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa, seperti hak untuk hidup, hak milik, kebebasan atau kemerdekaan.

tugas manusia

Tugas manusia berarti apa yang harus dilakukan manusia. Kewajiban manusia adalah kewajiban untuk melakukan sesuatu sebagai akibat dari manusia sebagai individu yang memiliki hak asasi manusia. Dalam hal kewajiban, orang adalah sama dan tidak ada diskriminasi dalam memenuhi kewajiban dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri-ciri manusia sebagai individu

Semua manusia yang lahir pasti memiliki kepribadian yang berbeda atau menjadi diri mereka sendiri meskipun kembar. Inilah yang membuat manusia unik. Karena kepribadian ini, setiap orang memiliki keinginan, perasaan, cita-cita, kecenderungan, nafsu dan resistensi yang berbeda. Kemampuan untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri merupakan karakteristik yang sangat penting dari keberadaan setiap kepribadian manusia.

Baca Juga :   Sejarah Demokrasi

Menurut Oxendine dalam (Tim Dosen Tep, 2005), perbedaan individualitas individu diungkapkan dalam aspek-aspek berikut:

  • Perbedaan fisik: usia, tingkat dan berat badan, jenis kelamin, pendengaran, penglihatan, dan kemampuan perilaku.
  • Perbedaan sosial: status ekonomi, agama, afiliasi keluarga, etnis.
  • Perbedaan Kepribadian: Kepribadian, Motif, Minat, dan Sikap.
  • perbedaan keterampilan dan kecerdasan
  • Perkembangan manusia sebagai individu

Manusia, sebagai individu yang merupakan unit terkecil dari organisasi dan kelompok, harus memiliki kesadaran diri dari kesadaran individu di antara semua kesadaran. Kesadaran diri meliputi kesadaran diri antara realitas, harga diri, pembenaran diri, keegoisan, martabat pribadi, perbedaan dan persamaan dengan individu lain, dan terutama kesadaran akan potensi individu yang mendasari aktualisasi diri.

Sebagai individu, kita membutuhkan panutan yang lebih dari sekedar naluri. Manusia yang biasa disebut Homo sapiens memiliki akal yang dapat digunakan untuk berpikir dan bertindak dengan bijak. Rasa ini memungkinkan manusia untuk mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya: karya, kreativitas, karsa. Dengan mengembangkan potensi yang ada, manusia dapat tumbuh menjadi manusia sempurna, ciptaan Tuhan yang paling sempurna.

Perkembangan manusia secara individu juga melalui tahapan-tahapan yang membutuhkan waktu puluhan tahun, terkadang puluhan tahun, untuk mencapai kedewasaan. Upaya pendidikan untuk menumbuhkan manusia. Pengembangan individu memungkinkan seseorang untuk secara optimal mengembangkan semua potensi yang ada dalam dirinya.

Manusia sebagai individu memiliki potensi untuk berkembang jika mendapat pendidikan. Melalui pendidikan, manusia dapat menggali dan mengoptimalkan segala kemungkinan yang ada dalam dirinya. Melalui pendidikan, manusia dapat mengembangkan ide-ide di kepalanya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan kualitas hidup manusia itu sendiri.***

Leave a Reply

Your email address will not be published.