Pengertian Lembaga Sosial
Pengertian Lembaga Sosial

Pengertian Lembaga Sosial

Institusi sosial disebut juga dengan institusi sosial atau institusi sosial. Lembaga sosial adalah seperangkat aturan yang berputar di sekitar aktivitas atau kebutuhan sosial tertentu. Kegiatan dan kebutuhan sosial yang berbeda menyebabkan munculnya lembaga yang berbeda di berbagai bidang kehidupan.

Pengertian Lenbaga Sosial

Lembaga sosial adalah sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang dianggap penting atau formal oleh masyarakat, seperangkat kebiasaan dan perilaku yang berkisar pada aktivitas dasar manusia. Dengan kata lain, lembaga adalah suatu proses yang terstruktur (terstruktur) untuk melaksanakan kegiatan tertentu.

Pengertian lembaga sosial menurut para ahli

Berikut beberapa pengertian lembaga sosial menurut para ahli, yang terdiri dari:

  • Menurut Koentjaraningrat

Lembaga sosial adalah suatu sistem perilaku dan hubungan yang berpusat pada kegiatan sosial untuk memenuhi kebutuhan khusus yang kompleks dalam kehidupan masyarakat.

  • Menurut Leopold von Weise dan Becker

Institusi sosial adalah jaringan proses relasional manusia dan kelompok yang berfungsi memelihara hubungan tersebut dan polanya sesuai dengan kepentingan individu dan kelompok.

  • Menurut Robert Mac Iver dan C.H. Halaman

Lembaga sosial adalah prosedur atau tata cara yang dibuat untuk mengatur hubungan antara orang-orang yang tergabung dalam suatu kelompok masyarakat.

  • Menurut Soerjono Soekanto

Institusi sosial adalah seperangkat norma pada semua tingkatan yang berkisar pada kebutuhan dasar dalam kehidupan masyarakat.

  • Menurut Houghton dan Hunt (1987)

Kami mendefinisikan lembaga sosial sebagai lembaga sosial, yaitu sistem norma untuk mencapai tujuan atau kegiatan yang dianggap penting oleh masyarakat.

  • Menurut Peter L. Berger

Sistem sosial adalah prosedur yang membatasi perilaku manusia dengan pola-pola tertentu dan memaksa orang untuk mengikuti jalan yang dianggap sejalan dengan keinginan masyarakat.

  • Menurut Mayor Pollack

Lembaga sosial adalah kompleks atau sistem aturan dan adat istiadat yang mempertahankan nilai-nilai penting.

  • Menurut W. Hamilton
Baca Juga :   Digital Marketing Adalah

Institusi sosial adalah prosedur untuk kehidupan kolektif, pelanggaran yang mengarah pada berbagai tingkat sanksi.

  • Menurut Bruce J. Cohen

Lembaga sosial adalah suatu sistem pola-pola sosial yang susunannya teratur dan sifatnya relatif tetap, mengandung perilaku-perilaku tertentu yang terpadu erat untuk kepuasan dan pemenuhan kebutuhan dasar manusia.

  • Menurut Harry M. Johnson

Lembaga sosial adalah seperangkat norma yang dilembagakan. Itu adalah:

Menerima banyak anggota sistem sosial
menganggapnya serius
Ini wajib dan pelanggar akan dikenakan sanksi khusus
Menurut William Comblum

Lembaga sosial dibentuk untuk memenuhi suatu kebutuhan atau merupakan lembaga bagi terwujudnya suatu kebutuhan dasar.

  • Menurut Alvin L. Bertrand

Lembaga sosial pada hakikatnya adalah seperangkat norma sosial (struktur sosial) yang diciptakan untuk menjalankan fungsi masyarakat. Lembaga-lembaga tersebut mengandung seperangkat norma dan non-norma.

  • menurut summer

Pranata sosial dari perspektif budaya didefinisikan sebagai cita-cita, perilaku, sikap, dan fasilitas budaya yang bersifat abadi dan ditujukan untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat. Yang terpenting ada keteraturan dan keterpaduan.

  • Menurut Ruchek dan Warren

Dengan memperoleh persetujuan dengan cara yang tidak dapat dihindari untuk memenuhi konsep kesejahteraan sosial dan untuk menciptakan struktur, lembaga-lembaga sosial menemukan posisi yang pasti atau permanen untuk mengintegrasikan berbagai kebutuhan manusia yang timbul dari adat. Ini berbagai pola yang sudah Anda miliki.

  • Menurut Fitcher

Lembaga sosial adalah suatu sistem hubungan sosial yang memuat nilai-nilai dan tata cara tertentu untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

  • Menurut Selo Soemardajan dan Soelaeman Soemardi

Semua pranata sosial merupakan norma pada semua tingkatan yang berkisar pada kebutuhan dasar dalam kehidupan masyarakat.

Ciri-Ciri Lembaga Sosial

Menurut Gillin and Gillin ciri-ciri lembaga sosial merupakan organisasi pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatan dan hasilnya terdiri atas: adat istiadat, tata kelakuan, kebiasaan, serta unsur-unsur kebudayaan yang tergabung ke dalam satu unit yang fungsional dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Mempunyai tingkat kekekalan tertentu.
  • Mempunyai satu atau beberapa tujuan.
  • Mempunyai alat2 perlengkapan yang dipergunakan mencapai tujuan.
  • Memiliki lambangtertentu secara simbolis menggambarkan tujuan dan fungsinya.
  • Mempunyai tradisi tertulis ataupun yang tidak tertulis yangmerupakan dasar bagi pranata yangbersangkutan dalam menjalankan fungsinya.
Baca Juga :   Raja-Raja Di Kerajaan Tarumanegara dan Peninggalannya

Menurut J.P Gillin di dalam karyanya yang berjudul “Ciri-ciri Umum Lembaga Sosial” (General Features of Social Institution) menguraikan sebagai berikut:

  1. Suatu lembaga kemasyarakatan adalah suatu organisasi dari pola-pola pemikiran dan pola-pola perikelakuan yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan dan hasil-hasilnya. Lembaga kemasyarakatan terdiri atas adat istiadatnya, tata kelakuan, kebiasaan serta unsur-unsur kebudayaan lainnya yang secara langsung maupun tidak langsung tergabung dalam satu unit yang fungsional.
  2. Suatu tingkat kekekalan tertentu merupakan ciri dari semua lembaga kemasyarakatan. Untuk menjadi bagian dari suatu lembaga kemasyarakatan maka dibutuhkan waktu yang lama, demikian pula dengan usia lembaga kemasyarakatan itu sendiri yang juga berumur lama. Mengapa bertahan lama? Karena orang-orang telah menganggapnya sebagai himpunan norma-norma yang berkisar pada kebutuhan pokok masyarakat yang sewajarnya dipelihara.
  3. Lembaga kemasyarakatan mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu. Perlu diingat bahwa tujuan berbeda dengan fungsi karena tujuan suatu lembaga berarti tujuan yang harus dicapai golongan masyarakatnya, tetapi fungsi lembaga bisa jadi tidak diketahui dan disadari golongan masyarakat yang bersangkutan.
  4. Lembaga kemasyarakatan mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan.
  5. Lembaga kemasyarakatan memiliki lambang-lambang yang secara simbolis menggambarkan tujuan dan fungsi lembaga yang bersangkutan.
  6. Suatu lembaga kemasyarakatan mempunyai suatu tradisi yang tertulis ataupun tidak tertuls yang merumuskan tujuannya, tata tertib yang berlaku, dan lain sebagainya (Soekanto, Soerjono, 1982: 203-204).

Sedangkan seorang ahli sosial yang bernama John Conen ikut pula mengemukakan karakteristik dari lembaga sosial.Menurutnya terdapat sembilan ciri khas (karakteristik) lembaga sosial sebagai berikut  :

  • Setiap lembaga sosial bertujuan memenuhi kebutuhan khusus masyarakat.
  • Setiap lembaga sosial mempunyai nilai pokok yang bersumber dari anggotanya.
  • Dalam lembaga sosial ada pola-pola perilaku permanen menjadi bagian tradisi kebudayaan yang ada dan ini disadari anggotanya.
  • Ada saling ketergantungan antarlembaga sosial di masyarakat, perubahan lembaga sosial satu berakibat pada perubahan lembaga sosial yang lain.
  • Meskipun antarlembaga sosial saling bergantung, masing-masing lembaga sosial disusun dan di- organisasi secara sempurna di sekitar rangkaian pola, norma, nilai, dan perilaku yang diharapkan.
  • Ide-ide lembaga sosial pada umumnya diterima oleh mayoritas anggota masyarakat, terlepas dari turut tidaknya mereka berpartisipasi.
  • Suatu lembaga sosial mempunyai bentuk tata krama perilaku.
  • Setiap lembaga sosial mempunyai simbol-simbol kebudayaan tertentu.
  • Suatu lembaga sosial mempunyai ideologi sebagai dasar atau orientasi kelompoknya
Baca Juga :   Pengertian Akomodasi adalah

Fungsi Lembaga Sosial

Menurut Soerjono Soekanto, lembaga sosial memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Memberikan pedoman pada anggota-anggota masyarakat, bagaimana mereka harus bersikap atau bertingkah laku dalam menghadapi masalah-masalah yang muncul atau berkembang di lingkungan masyarakat, termasuk yang menyangkut hubungan pemenuhan kebutuhan.
  2. Menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan
  3. Memberikan pengarahan kepada masyarakat untuk mengadakan sistem pengendalian sosial, yaitu sistem pengawasan masyarakat terhadap anggota-anggotanya (Soekanto, Soerjono, 1982: 193)

Menurut Horton dan Hunt (Horton, Paul B., Chester L. Hunt, 1996: 251-252), fungsi lembaga sosial adalah:

  • Fungsi Manifes atau fungsi nyata yaitu fungsi lembaga yang disadari dan diakui oleh seluruh masyarakat
  • Fungsi Laten atau fungsi terselubung yaitu fungsi lembaga sosial yang tidak disadari atau bahkan tidak dikehendaki atau jika di ikuti dianggap sebagai hasil sampingan dan biasanya tidak dapat diramalkan.

Itulah Pembahasan Mengenai Pengertian Lembaga Sosial, Semoga Membantu***

Leave a Reply

Your email address will not be published.