Mikroskop dan Teropong sebagai jenis dari alat optik

ANAMS.ID – Kali ini kita akan membahas terkait “Mikroskop dan Teropong sebagai jenis dari alat optik”

Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait “Mikroskop dan Teropong sebagai jenis dari alat optik” agar supaya bermanfaat bagi pembaca

Simak artikel “Mikroskop dan Teropong sebagai jenis dari alat optik” dengan baik untuk mendapatkan keseluruhan insightnya.

mikroskop

Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat benda-benda kecil sehingga tampak jelas dan besar. Mikroskop terdiri dari dua lensa cembung. Lensa yang dekat dengan benda yang diamati disebut lensa objektif dan lensa yang dekat dengan pengamat disebut lensa okuler. Mikroskop dengan dua lensa disebut mikroskop optik lensa ganda.

Karena mikroskop terdiri dari dua lensa positif, lensa objektif lebih kuat dari lensa okuler (fokus lensa objektif lebih pendek dari fokus lensa okuler). Hal ini dimaksudkan agar benda yang diamati terlihat cukup besar dan mikroskop dapat dibuat lebih praktis (lebih pendek).

Benda yang akan diamati diletakkan pada kaca objek di depan lensa objektif dan di bilik kedua lensa objektif (fobj < s < 2 fobj). Hal ini menyebabkan bayangan menjadi nyata, terbalik, dan diperbesar. Bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif merupakan bayangan objektif dari lensa okuler.

Untuk mendapatkan gambar yang jelas, Anda bisa menggerakkan lensa dengan memutar dial. Agar bayangan tampak terang, cermin cekung diletakkan di bawah benda yang mengumpulkan dan mengarahkan cahaya ke benda tersebut. Ada dua cara untuk menggunakan mikroskop, mata yang paling disukai dan mata yang tidak cocok.

Ciri-ciri bayangan yang terbentuk pada mikroskop adalah sebagai berikut.

  • Bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif adalah nyata, terbalik, dan diperbesar.
  • Bayangan yang dibentuk oleh lensa merupakan bayangan maya, tegak, diperbesar.
  • Bayangan yang dibentuk oleh mikroskop adalah bayangan benda maya, cermin, dan diperbesar.

teropong

Teropong atau teleskop adalah alat yang digunakan untuk melihat objek yang jauh agar terlihat lebih jelas dan dekat. Dilihat dari objeknya, teropong terbagi menjadi dua bagian, yaitu teropong bintang dan teropong lapangan.

Teropong bintang adalah teropong yang digunakan untuk melihat atau mengamati benda-benda langit, seperti bintang, planet, dan satelit. Nama lain dari teropong adalah teropong astronomi. Dilihat dari jalur pancarannya, teropong dibedakan menjadi dua bagian, yaitu teropong pantul dan teropong refleks.

Teropong bias

Spekulum refraksi terdiri dari dua lensa cembung, yaitu lensa objektif dan lensa okuler. Lensa membiaskan cahaya yang masuk ke endoskop. Oleh karena itu, teropong ini disebut teropong bias.

Benda yang diamati terletak pada titik yang jauh tak terhingga, sehingga bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif tepat berada di titik fokusnya. Bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif merupakan bayangan objektif dari lensa okuler. Lensa okuler berfungsi sebagai lensa.

Lensa objektif memiliki panjang fokus yang lebih panjang dari lensa okuler (lensa lebih kuat dari lensa objektif). Hal ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan besar. Bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif selalu nyata, terbalik, dan ditarik kembali. Bayangan yang dibentuk oleh lensa merupakan bayangan hipotetis, terbalik, dan terbalik terhadap benda yang diamati. Seperti halnya mikroskop, endoskopi juga dapat digunakan dengan kenyamanan maksimal mata dan mata orang yang tidak beradaptasi.

Baca Juga :   Rumus / Dasar Teori Impedansi

Teropong pantul

Karena perjalanan cahaya dalam teropong dilakukan dengan cara mundur, teropong ini disebut teropong pantul. Dalam teropong pantul, cahaya datang dikumpulkan oleh cermin lengkung besar. Cahaya kemudian dipantulkan kembali ke mata pengamat oleh satu atau lebih cermin kecil.

Teropong Lapangan / Teropong Bumi

Teleskop lapangan digunakan untuk mengamati benda-benda jauh di permukaan bumi. Teleskop terestrial terdiri dari tiga lensa cembung, yang masing-masing merupakan lensa objektif, lensa terbalik, dan lensa okuler. Membalikkan lensa hanya untuk membalikkan bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif, bukan untuk memperbesar bayangan.

Lensa okuler berfungsi sebagai lensa. Karena lensa terbalik hanya untuk membalikkan bayangan, bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif harus terletak di pusat kelengkungan lensa terbalik. Lensa juga lebih kuat daripada lensa objektif. Teropong bumi atau lapangan sebenarnya adalah teleskop bintang yang sama dengan lensa terbalik.

Sifat bayangan yang dibentuk oleh teropong medan adalah bayangan maya, tegak, diperbesar. Ada teleskop terestrial yang hanya menggunakan dua lensa (teleskop panggung), yaitu lensa cembung sebagai lensa objektif dan lensa cekung sebagai lensa okuler. Lensa cekung disini berperan sebagai bayangan terbalik yang dibentuk oleh lensa objektif dan sekaligus sebagai kaca pembesar.

Sifat bayangan yang terbentuk adalah maya, tegak, dan diperbesar dari bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif. Teropong ini sering disebut teropong panggung, teropong Belanda, atau teropong Galileo.

Teropong darat dan teropong panggung tidak bisa dibuat praktis. Untuk itu teropong lain memiliki fungsi yang sama namun sangat praktis yaitu teropong prisma. Disebut teropong prisma karena menggunakan dua buah prisma yang saling berdekatan antara lensa objektif dan lensa okuler sehingga bayangan akhir yang terbentuk adalah maya, lurus, dan diperbesar.

Itulah pembahasan terkait Mikroskop dan Teropong sebagai jenis dari alat optik. semoga ebrmanfaat***