LUP dan Kamera sebagai macam optik

ANAMS.ID – Kali ini kita akan membahas terkait “LUP dan Kamera sebagai macam optik”

Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait “LUP dan Kamera sebagai macam optik” agar supaya bermanfaat bagi pembaca

Simak artikel “LUP dan Kamera sebagai macam optik” dengan baik untuk mendapatkan keseluruhan insightnya.

LUP

Kaca pembesar adalah alat optik yang terdiri dari lensa cembung. Lup digunakan untuk melihat hal-hal kecil agar terlihat lebih besar dan jelas. Ada dua cara untuk menggunakan cincin, mata pas dan mata tidak menggenggam.

Ketika mata tidak menggunakan kaca pembesar, objek tampak terlihat jika diletakkan begitu dekat dengan titik pengamat (s = sn) sehingga mata melihat objek dengan sudut tertentu. Pada Gambar (b), pengamat menggunakan loop dimana benda diletakkan di antara titik O dan F (dalam ruang I) dan diperoleh bayangan yang terletak di titik dekat mata pengamat (s’ = sn). Ketika sudut pandang mata menjadi lebih besar, yaitu mata pengamat dapat mengakomodasi secara maksimal.

Menggunakan kaca pembesar untuk mengamati benda dengan mata yang menyerap dengan cepat membuat rasa lelah. Oleh karena itu, pengamatan harus dilakukan dengan menggunakan lensa kontak dengan mata tidak pas (mata rileks).

Dalam kehidupan sehari-hari, cincin biasanya digunakan oleh pembuat jam tangan, penjual pakaian eceran, penjual berlian, polisi, dll.

Kamera

Kamera adalah alat yang digunakan untuk menghasilkan bayangan fotografis pada film negatif. Pernahkah Anda menggunakan kamera? Kamera biasanya digunakan untuk memotret peristiwa penting.

Kamera terdiri dari beberapa bagian, antara lain sebagai berikut:

  • Lensa cembung membiaskan cahaya yang datang sehingga terbentuk bayangan sejati, terbalik, dan susut.
  • Diafragma, merupakan lubang kecil yang lebarnya dapat diatur dan berfungsi untuk mengatur banyaknya cahaya yang masuk melalui lensa.
  • Aperture, berfungsi untuk mengatur ukuran diafragma.
  • Pelat film berfungsi sebagai tempat bayangan dan menghasilkan gambar negatif yaitu gambar yang warnanya tidak sama dengan aslinya dan transparan.

Kamera memiliki lensa cembung yang berfungsi sebagai pembuat gambar. Jika sebuah benda diletakkan di ruang ketiga, lensa cembung akan membentuk bayangan sejati, terbalik, dan disingkat. Ada persamaan antara kamera dan mata manusia, yaitu objek yang ditangkap kamera dan objek yang dilihat mata manusia berada di ruang ketiga dan viewfinder atau lensa. Sehingga terbentuk bayangan nyata, terbalik, dan disingkat.

Dalam kamera ini, gambar mencoba jatuh langsung ke pelat film yang sangat sensitif terhadap cahaya. Jika pelat film fotosensitif terkena cahaya, pelat film mengalami perubahan kimia sesuai dengan cahaya dan objek di depan kamera. Plat ini masih bersifat fotosensitif, sehingga plat film menjadi tidak sensitif terhadap cahaya di dalam studio, harus dicuci atau ditempatkan dalam larutan kimia tertentu. Setelah pelat film dicuci atau ditempatkan dalam larutan kimia, pelat film menjadi kurang fokus pada cahaya dan gambar terlihat pada pelat film yang disebut negatif (film negatif). Untuk mendapatkan gambar yang sesuai dengan gambar asli yang diambil di depan kamera, film negatif ini dicetak pada kertas film (kebanyakan film putih). Gambar pada film adalah gambar dan objek yang diambil di depan kamera dan disebut gambar positif. Citra positif sangat bergantung pada proses pembentukan citra pada pelat film, jika citra pada pelat film buram atau kabur maka hasil cetak yang dihasilkan juga akan kabur atau kabur.

Baca Juga :   Pengertian ekquitas

Untuk hasil pemotretan yang baik, Anda dapat menggerakkan lensa maju mundur hingga gambar paling jernih terbentuk pada jarak yang tepat, lalu tekan tombol rana.

Pelat film menggunakan pelat seluloid berlapis gelatin dan perak bromida untuk menghasilkan negatif. Setelah dicuci, negatif digunakan untuk menghasilkan positif (gambar asli) pada kertas foto. Kertas foto adalah kertas yang dilapisi lapisan tipis koloid yang dicampur dengan perak klorida. Gambar yang dihasilkan pada bidang transparan disebut gambar sangat sensitif.

Itulah pembahasan terkait LUP dan Kamera sebagai macam optik. semoga bermanfaat***