Proses Membahas Oogenesis dari Tahapan, Pembentukan, dan Pengaruh Hormon pada Wanita

anams.id – Hallo teman kali ini aku mau bahas tentang oogenesis nih. Kalian pasti udah tau kan kalo oogenesis itu proses pembentukan sel telur pada wanita?

Nah, proses ini berlangsung dari saat kita mencapai masa pubertas sampe kita masuk masa menopause.

Selama proses oogenesis ini, ada beberapa tahapan yang harus dilewati dan dipengaruhi oleh hormon yang berperan penting. Yuk kita perdalam lagi ilmu kita tentang Oogenesis!

Pengertian Oogenesis

Oogenesis adalah proses pembentukan sel telur atau ovum pada wanita. Proses ini dimulai saat wanita mencapai masa pubertas dan berlangsung hingga usia menopause. Oogenesis melibatkan serangkaian tahapan yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai hormon.

Tahapan Oogenesis

Proses oogenesis terdiri dari tiga tahapan utama: tahap pertumbuhan, tahap pematangan, dan tahap ovulasi. Pada tahap pertumbuhan, sel telur yang belum matang disebut oosit primer.

Sel telur ini berada di dalam folikel ovarium dan tumbuh secara bertahap hingga mencapai ukuran matang.

Pada tahap pematangan, oosit primer berubah menjadi oosit sekunder dan terjadi pembelahan meiosis I.

Proses ini menghasilkan sebuah sel yang lebih kecil, yaitu polosit I, dan sebuah sel yang lebih besar, yaitu oosit sekunder.

Polosit I akan mengalami pembelahan meiosis II dan menghasilkan dua sel polosit II yang lebih kecil.

Pada tahap ovulasi, oosit sekunder dilepaskan dari folikel dan bergerak menuju tuba falopi. Sel telur ini kemudian akan mengalami pembelahan meiosis II setelah terjadinya fertilisasi oleh sel sperma.

Proses Terjadinya Oogenesis

Proses terjadinya oogenesis dimulai saat sel punca di dalam ovarium mengalami diferensiasi menjadi oosit primer.

Oosit primer kemudian tumbuh secara bertahap dan mengalami pembelahan meiosis I pada saat mencapai ukuran matang. Sel telur yang dihasilkan kemudian dilepaskan dari folikel ovarium pada saat terjadinya ovulasi.

Baca Juga :   Mengenal Protozoa, Kelompok Mikroorganisme Eukariotik dengan Peran Penting dalam Ekosistem

Jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma, sel telur akan terdegradasi dan tidak dapat bertahan lama di dalam tuba falopi.

Namun, jika sel sperma berhasil membuahi sel telur, maka akan terjadi pembuahan dan terbentuklah zigot yang akan berkembang menjadi embrio.

Macam-macam Telur Menurut Susunan Deutoplasma

Telur dapat dibedakan berdasarkan susunan deutoplasma, yaitu endotelis, centrolecithal, dan telolecithal.

Telur endotelis memiliki susunan deutoplasma yang terkonsentrasi di sekitar membran inti. Telur centrolecithal memiliki susunan deutoplasma yang terkonsentrasi di tengah-tengah sel telur.

Sedangkan, telur telolecithal memiliki susunan deutoplasma yang terkonsentrasi di satu sisi sel telur.

Hormon yang Berperan dalam Oogenesis

Beberapa hormon yang berperan dalam oogenesis adalah hormon folikel stimulasi (FSH) dan hormon luteinizing (LH).

Hormon FSH merangsang pertumbuhan folikel ovarium dan produksi estrogen. Sedangkan, hormon LH merangsang pelepasan sel telur selama ovulasi.

Perbedaan Spermatogenesis dan Oogenesis

Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel sperma pada pria. Proses ini berlangsung terus menerus dan dimulai saat pria mencapai masa pubertas hingga usia tua.

Perbedaan utama antara spermatogenesis dan oogenesis terletak pada jumlah sel yang dihasilkan dan ukuran sel yang dihasilkan.

Selama spermatogenesis, satu sel spermatogonium akan menghasilkan empat sel sperma yang relatif kecil. Sedangkan selama oogenesis, satu oosit primer hanya menghasilkan satu sel telur yang besar.

Pembentukan dan Pengembangan Oogenesis

Pembentukan dan pengembangan oogenesis dimulai saat sel punca di dalam ovarium mengalami diferensiasi menjadi oosit primer.

Sel telur kemudian tumbuh secara bertahap dan mengalami pembelahan meiosis I pada saat mencapai ukuran matang. Oosit sekunder kemudian dilepaskan dari folikel ovarium dan bergerak menuju tuba falopi.

Pengaruh Hormon dalam Oogenesis

Baca Juga :   Ketahui Sistem Pernapasan, Ciri-Ciri Umum, Pencernaan, dan Ekskresi pada Aves

Hormon yang berperan dalam oogenesis adalah FSH dan LH. Hormon FSH merangsang pertumbuhan folikel ovarium dan produksi estrogen, sedangkan hormon LH merangsang pelepasan sel telur selama ovulasi.

Jadi itu ya teman-teman penjelasan singkat kami mengenai Oogenesis semoga bisa menjadi referensi dan bermafaat buat pembaca yah, terimakasih.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *