Pengertian Garis Lintang dan Bujur: Apa Saja Fungsinya?

Garis Lintang Dan Bujur

Anams.id – Garis Lintang dan Garis Bujur adalah dua garis khayal yang penting di dalam ilmu geografi. Kedua garis ini membantu kita menentukan posisi suatu tempat di permukaan bumi. Selain garis khatulistiwa, penting bagi kita untuk memahami apa itu garis lintang dan bujur serta fungsinya.

Apa itu Garis Lintang dan Bujur?

Garis lintang dan garis bujur adalah dua konsep yang berbeda dalam pemetaan bumi. Garis lintang adalah garis yang melintang di atas bola dunia dan sejajar dengan garis khatulistiwa. Garis lintang ini diukur dalam satuan derajat dan terletak antara 0° hingga 90° utara atau selatan khatulistiwa. Garis lintang yang terpenting adalah Garis Khatulistiwa, Garis Sartan, Garis Jadi, Garis Artik, dan Garis Anartik.

Sementara itu, garis bujur adalah garis setengah lingkaran yang membentang dari kutub utara ke kutub selatan dan tegak lurus dengan garis lintang. Garis bujur diukur dalam satuan derajat dan terletak antara 0° hingga 180° timur atau barat meridian utama. Meridian utama yang terpenting adalah Meridian Greenwich.

Bagaimana cara kita melihat perbedaan antara garis lintang dan garis bujur?

Untuk melihat perbedaan antara garis lintang dan garis bujur, kita bisa melihat peta atau globe dunia. Garis lintang biasanya terlihat sebagai lingkaran horizontal yang membentang di sepanjang bola dunia. Sedangkan garis bujur terlihat sebagai lingkaran vertikal yang membentang dari Kutub Utara hingga Kutub Selatan dan terhubung dengan garis lintang.

Baca Juga :   Perjanjian Bilateral

Kita bisa menggunakan koordinat untuk menentukan posisi suatu tempat di atas bola dunia. Koordinat tersebut terdiri dari nilai garis lintang dan nilai garis bujur. Nilai garis lintang terlebih dahulu dinyatakan, diikuti oleh nilai garis bujur.

Fungsi Garis Lintang dan Bujur

Meskipun beda dengan fungsi garis khatulistiwa, garis lintang dan bujur juga memiliki banyak fungsi penting dalam ilmu geografi dan navigasi. Beberapa fungsi pentingnya adalah sebagai berikut:

1. Menentukan posisi suatu tempat
Garis lintang dan bujur membantu kita menentukan posisi suatu tempat dengan akurat. Misalnya, jika kita tahu bahwa suatu tempat terletak di 7° LU dan 110° BT, maka kita dapat menemukan lokasi tersebut dengan mudah.

2. Menghitung jarak antara dua tempat
Dengan menggunakan garis lintang dan bujur, kita dapat menghitung jarak antara dua tempat dengan mudah. Misalnya, jika kita ingin mengetahui jarak antara Jakarta dan Bali, kita dapat mengukur jarak antara kedua tempat tersebut dengan mengikuti garis lintang dan bujur yang terkait.

3. Menentukan arah mata angin
Garis lintang dan bujur juga membantu kita menentukan arah mata angin dari suatu tempat. Misalnya, jika kita ingin pergi ke arah barat daya dari Jakarta, kita dapat mengikuti garis lintang dan bujur yang sesuai.

4. Navigasi di lautan
Garis lintang dan bujur sangat penting bagi para navigator di lautan. Dengan menggunakan garis lintang dan bujur, navigator dapat menentukan posisi kapal di lautan dengan akurat.

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, garis lintang dan garis bujur memiliki perbedaan yang sangat penting dalam pemetaan bumi. Garis lintang dan bujur sangat penting dalam ilmu geografi dan navigasi. Kedua garis ini membantu kita menentukan posisi suatu tempat di permukaan bumi dengan akurat, menghitung jarak antara dua tempat, menentukan arah mata angin, dan navigasi di lautan. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami apa itu garis lintang dan bujur serta fungsinya***

Baca Juga :   Sejarah Batik Dijaman Majapahit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *