Pengertian Dukungan Sosial Adalah
Pengertian Dukungan Sosial Adalah

Pengertian Dukungan Sosial Adalah

anams.id – Bagi Jacobson( dalam Orford, 1992) dukungan sosial merupakan sesuatu wujud tingkah laku yang meningkatkan perasaan aman serta membuat orang yakin kalau dia dihormati, dihargai, dicintai serta kalau orang lain bersedia membagikan atensi serta keamanan. Sebaliknya bagi Cooper& Watson( 1991) sokongan sosial merupakan dorongan yang diperoleh orang secara selalu dari orang lain, kelompok serta warga luas.

Bagi Cobb& Wills( dalam Sarafino, 1998) dukungan sosial menuju pada rasa aman, atensi, penghargaan ataupun dorongan yang diterima oleh orang dari orang lain ataupun kelompok. Mengenali kalau orang lain menyayangi serta ingin melaksanakan suatu yang bisa mereka jalani buat orang ialah inti dari sokongan sosial.

Sumber- Sumber Sokongan Sosial

Sumber- sumber dukungan sosial banyak diperoleh orang dari area sekitarnya. Tetapi butuh dikenal seberapa banyak sumber dukungan sosial ini efisien untuk orang yang membutuhkan. Sumber dukungan sosial ialah aspek sangat berarti buat dikenal serta dimengerti. Dengan pengetahuan serta uraian tersebut, seorang hendak ketahui kepada siapa orang hendak memperoleh sokongan sosial cocok dengan suasana serta keinginannya yang khusus, sehingga dukungan sosial mempunyai arti yang berarti untuk kedua belah pihak. Bagi Rook& Dooley( 1985) terdapat 2 sumber sokongan sosial, ialah:

Sumber Artifisial

Dukungan sosial artifisial merupakan sokongan sosial yang dirancang ke dalam kebutuhan primer seorang, misalnya sokongan sosial akibat bencana alam lewat bermacam sumbangan sosial.

Sumber Natural

Dukungan sosial yang alami diterima seorang lewat interaksi sosial dalam kehidupannya secara otomatis dengan orang- orang yang terletak di sekitarnya, misalnya anggota keluarga, sahabat dekat ataupun kedekatan. Dukungan sosial ini bertabiat non- formal.

Komponen Sokongan Sosial

Weiss( dalam Cutrona dkk, 1994) membagi sokongan sosial ke dalam 6 bagian yang berasal dari ikatan dengan orang lain, ialah: guidance, reliable alliance, attachment, reassurance of worth, social integration, serta opportunity to provide nurturance. Komponen- komponen itu sendiri dikelompokkan ke dalam 2 wujud, ialah instrumental support serta emotional support. Berikut ini uraian lebih lengkap menimpa 6 komponen sokongan sosial dari Weiss( dalam Cutrona, 1994):

Baca Juga :   Pengertian Ibadah

Instrumental Support

  • Reliable alliance

Yang diartikan dengan reliable alliance disini merupakan pengetahuan yang dipunyai orang kalau dia bisa mengandalkan dorongan yang nyata kala diperlukan. Orang yang menerima dorongan ini hendak merasa tenang sebab dia menyadari terdapat orang yang bisa diandalkan buat menolongnya apabila dia mengalami permasalahan serta kesusahan.

  • Emotional Support

Yang tercantum di dalamnya ialah: reassurance of worth, attachment, social integration, serta opportunity to provide nurturance.

Reassurance of worth

Sokongan sosial ini berupa pengakuan ataupun penghargaan terhadap keahlian serta mutu orang( Cutrona, dkk., 1984). Sokongan ini hendak membuat orang merasa dirinya diterima serta dihargai. Contoh dari sokongan ini misalnya membagikan pujian kepada orang sebab sudah melaksanakan suatu dengan baik.

Attachment

Sokongan ini berbentuk pengekspresian dari kasih sayang serta cinta yang diterima orang( Cutrona, dkk., 1984) yang bisa membagikan rasa nyaman kepada orang yang menerima. Keakraban serta intimacy ialah wujud dari sokongan ini sebab keakraban serta intimacy bisa membagikan rasa nyaman.

Faktor- Faktor yang Pengaruhi Sokongan Sosial

Tidak seluruh orang memperoleh sokongan sosial semacam yang diharapkannya. Paling tidak terdapat 3 aspek yang menimbulkan seorang menerima sokongan( Sarafino, 1994):

Kemampuan Penerima Dukungan

Tidak bisa jadi seorang mendapatkan sokongan sosial semacam yang diharapkannya bila ia tidak sosial, tidak sempat membantu orang lain, serta tidak membiarkan orang lain mengenali kalau ia sesungguhnya membutuhkan pertolongan. Sebagian orang tidak butuh assertive buat memohon dorongan orang lain, ataupun merasa kalau mereka sepatutnya tidak bergantung serta menyusahkan orang lain.

Kemampuan Penyedia Dukungan

Seorang yang sepatutnya jadi penyedia sokongan dapat saja tidak memiliki suatu yang diperlukan orang lain, ataupun bisa jadi hadapi stress sehingga tidak memikirkan orang lain, ataupun dapat saja tidak sadar hendak kebutuhan orang lain.

Baca Juga :   Revolusi Hijau Adalah

Komposisi serta Struktur Jaringan Sosial

Iktikad dari jaringan sosial merupakan ikatan yang dipunyai orang dengan orang- orang dalam keluarga serta lingkungannya. Ikatan ini bisa bermacam- macam dalam dimensi( jumlah orang yang kerap berhubungan dengan orang), frekuensi ikatan( seberapa kerap orang berjumpa dengan orang- orang tersebut), komposisi( apakah orang- orang tersebut keluarga, sahabat, rekan kerja, serta sebagainya), serta keakraban ikatan.

Fungsi serta Pengaruh Dukungan Sosial

Dalam Sarason( 1987) dikatakan kalau orang dengan sokongan sosial yang besar mempunyai pengalaman hidup yang lebih baik, harga diri yang lebih besar, dan mempunyai pemikiran yang lebih positif terhadap kehidupan dibanding orang dengan sokongan sosial yang rendah.

House( dalam Quick& Quick, 1984) membagi guna sokongan sosial ke dalam 3 bagian, ialah:

  1. Sokongan sosial bisa pengaruhi tekanan pikiran kerja secara langsung dengan mengganti tuntutan ataupun mengganti reaksi terhadap tuntutan.
  2. Sokongan sosial pula bisa pengaruhi kondisi jasmani orang dengan tingkatkan kesehatan raga serta psikologis.
  3. Sokongan sosial bisa membatasi ataupun menahan dampak negatif dari tekanan pikiran kerja terhadap kesehatan orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.