PD2: Perang Gede yang Jadi Titik Balik Sejarah Dunia

Perang Dunia kedua

Anams.id – Perang Dunia 2 adalah perang global yang melibatkan banyak negara di seluruh dunia, dengan jumlah pasukan yang mencapai lebih dari 100 juta jiwa. Perang yang berlangsung selama enam tahun ini menewaskan lebih dari 50 juta jiwa dari pasukan militer dan masyarakat sipil.

Perang ini juga menandai titik balik dalam sejarah dunia, karena menghasilkan perubahan besar dalam politik, ekonomi, dan sosial. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara singkat pengertian perang dunia 2, termasuk sejarah, lokasi, dan negara yang terlibat dalam perang ini.

Sejarah Perang Dunia kedua

Perang Dunia 2 adalah perang global yang berlangsung dari tahun 1939 hingga 1945, melibatkan banyak negara di seluruh dunia. Konflik ini melibatkan dua aliansi utama, yaitu blok Sekutu dan blok Poros. Sebelum PD II terjadi, dunia telah melihat perang besar yang pertama pada tahun 1914-1918.

PD II menjadi perang terbesar dalam sejarah dunia, melibatkan lebih dari 100 juta pasukan militer dari berbagai negara. Negara-negara yang terlibat dalam PD II mengoptimalkan kekuatan militer, ekonomi, industri, dan ilmiah mereka untuk kepentingan perang.

Dampak Perang Dunia 2

Perang Dunia 2 menewaskan lebih dari 50 juta jiwa dari pasukan militer dan masyarakat sipil. Jumlah ini menjadikan PD II sebagai konflik paling mematikan dalam sejarah perang umat manusia. Perang ini terjadi di seluruh dunia, mulai dari Eropa, Asia (Tenggara, Tengah), Afrika, Amerika (Utara, Selatan), Pasifik, Atlantik, hingga Mediterania. Perang dunia kedua ini juga memiliki dampak lainnya yang pastinya mengubah beberapa sektor dalam dunia.

Baca Juga :   Norma Kesusilaan Adalah

Negara yang Terlibat dalam Perang Dunia 2

PD II melibatkan banyak negara, terbagi menjadi dua aliansi besar. Berikut adalah rincian negara-negara yang terlibat dalam PD II:

Blok Sekutu: Amerika Serikat, Uni Soviet, Tiongkok (China), Britania Raya (Inggris), Polandia, Perancis, Austria, Kanada, Yunani, Yugoslavia, Brasil, Belgia, Norwegia, Afrika Selatan, Cekoslowakia, dan Belanda.

Blok Poros: Jerman, Jepang, Bulgaria, Rumania, Hongaria, Italia, Spanyol, Finlandia, Irak, Slowakia, dan Kroasia.

Awal dan Akhir Perang Dunia 2

PD II dimulai pada tanggal 1 September 1939, ketika Jerman menyerang Polandia. Perang berakhir pada tahun 1945 setelah Jepang mengalami kekalahan dari Sekutu dan Jerman serta Italia dikalahkan oleh Uni Soviet. Pihak sekutu menang karena berbagai faktor sehingga pihak blok sentral mengalami kekalahan dalam Perang Dunia kedua.

Untuk mempertahankan perdamaian dunia setelah perang, dibentuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tanggal 24 Oktober 1945.

Setelah PD II berakhir, terjadi persaingan antara dua negara besar, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet, yang kemudian memunculkan konflik baru bernama Perang Dingin.

Kesimpulan

Berdasarkan artikel di atas, dapat disimpulkan bahwa Perang Dunia II adalah pertempuran global yang melibatkan banyak negara dan terjadi dari tahun 1939 hingga 1945. Perang ini merupakan konflik paling mematikan dalam sejarah perang umat manusia dengan jumlah korban lebih dari 50 juta jiwa dari pasukan militer dan warga sipil.

Terdapat dua aliansi yang terbentuk pada Perang Dunia II, yaitu blok Sekutu dan blok Poros. Setelah perang, Perserikatan Bangsa-Bangsa dibentuk untuk mempertahankan perdamaian dunia. Namun, terjadi persaingan antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang kemudian memunculkan Perang Dingin.

Perang Dunia II juga memberikan dampak yang sangat besar bagi Indonesia. Indonesia, pada saat itu masih berada di bawah penjajahan Belanda dan Jepang. Perang Dunia II menjadi momen penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, karena Jepang yang saat itu memegang kekuasaan di Indonesia, menyerah kepada Sekutu pada tahun 1945, sehingga memicu perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga :   Berikut Ini Motif-Motif Batik Yang Terkenal Di Indonesia

Demikian penjelasan kami tentang Perang dunia 2 yang menjadi titik balik sejarah dunia semoga kalian semkain mengerti mengenai pembahasan ini. Terima kasih***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *