Mengupas Fungsi dan Ciri-ciri Alat Serpih: Inovasi Masa Pra-Sejarah yang Mengubah Kehidupan Manusia Purba

Anams.id – Hi guys! Pernahkah kalian mendengar tentang Alat Serpih atau flakes? Alat kecil yang dibuat dari bahan batu berjenis gamping, tufa, dan batu endap ini memiliki bentuk yang sederhana dengan kerucut pukul yang jelas. Ditemukan pada masa Pleistosen Tengah dan Atas di Indonesia, Alat Serpih kerap ditemukan bersama dengan kapak perimbas atau alat batu masif sejenis lainnya.

Namun, Alat Serpih tidak hanya sekadar alat batu sederhana. Hal ini karena Alat Serpih memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat pra-sejarah, serta memiliki ciri-ciri khas dan fungsi yang berbeda-beda tergantung pada bentuknya.

Mari kita pelajari lebih jauh tentang Alat Serpih: Fungsi, Ciri-ciri, dan Peran Penting di Masa Pra-Sejarah.

Pengertian Alat Serpih

Alat Serpih merupakan alat kecil yang dibuat dari bahan batu berjenis gamping, batu tufa, dan batu endap. Alat ini juga dikenal dengan sebutan flakes dan memiliki bentuk yang sederhana dengan kerucut pukul yang jelas. Alat ini ditemukan pada masa Plestosen Tengah dan Atas di Indonesia dan seringkali ditemukan bersama dengan kapak perimbas atau alat batu masif sejenis lainnya.

Penemu Alat Serpih di Indonesia

Alat Serpih ditemukan di berbagai daerah di Indonesia seperti Punung, Sangiran, Ngandong, Cabbenge, Wangka, Soa dan Maumere. Alat Serpih pertama kali ditemukan oleh Von Koenigswald di Sangiran pada tahun 1934. Sementara itu, Movies dan Van Heekeren berhasil menemukan Alat Serpih di Ngandong pada tahun 1938. Selain itu, Verhoeven juga menemukan Alat Serpih di daerah Wangka, Soa, dan Maumere pada tahun 1957-1958.

Baca Juga :   Revolusi Hijau Adalah

Ciri-Ciri Alat Serpih

Alat Serpih memiliki ciri-ciri khas seperti terbuat dari batu berjenis gamping, tufa, dan endap, berukuran kecil antara 2 hingga 10 cm, memiliki kerucut pukul yang jelas, dan dibuat dengan teknik Clacton. Bentuk Alat Serpih yang ditemukan oleh para arkeologi atau masyarakat yang tidak sengaja menemukannya bermacam-macam bentuk ada yang seperti surut, lancip, bulat, meruncing, dan cekung.

Peran Penting Alat Serpih dalam Kehidupan Pra-sejarah

Alat Serpih memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat pra-sejarah. Sebagai alat yang sederhana dan mudah dibuat, Alat Serpih memungkinkan manusia pra-sejarah untuk dapat memperoleh sumber daya alam dan memanfaatkannya.

Dengan menggunakan Alat Serpih, manusia pra-sejarah dapat memperoleh daging dari hewan yang mereka dapatkan dalam berburu seperti burung atau hewan liar lainnya, serta mencari akar-akaran dan buah-buahan di dalam tanah.

Selain itu, Alat Serpih juga digunakan sebagai alat untuk membuat pakaian dan peralatan lainnya contohnya seperti dibuat kalung atau gelang. Dengan menggunakan Alat Serpih, manusia pra-sejarah dapat mengolah kulit hewan untuk membuat pakaian dan peralatan yang mereka butuhkan. Alat Serpih juga digunakan untuk mengukir batu, sehingga manusia pra-sejarah dapat membuat gambar atau tanda pada batu.

Dalam kesimpulan, dapat dikatakan bahwa Alat Serpih merupakan penemuan yang sangat berarti dalam sejarah manusia pra-sejarah. Alat ini sederhana namun memiliki peran penting dalam kehidupan manusia pra-sejarah, baik sebagai alat untuk memperoleh sumber daya alam, alat untuk membuat pakaian dan peralatan lainnya, maupun sebagai alat untuk mengukir batu.

Ciri-ciri khas dan fungsi Alat Serpih yang berbeda-beda tergantung pada bentuknya juga menunjukkan keberagaman kreativitas manusia pra-sejarah dalam mengembangkan teknologi sederhana namun efektif.

Baca Juga :   Suku Kikuyu Adalah

Oleh karena itu, Alat Serpih layak diapresiasi sebagai salah satu inovasi manusia pra-sejarah yang telah membantu memenuhi kebutuhan hidup mereka dan menjadi bagian penting dalam sejarah peradaban manusia.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *