Konsep optik dan Optik geometris

ANAMS.ID – Kali ini kita akan membahas terkait “Konsep optik dan Optik geometris”

Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait “Konsep optik dan Optik geometris” agar supaya bermanfaat bagi pembaca

Simak artikel “Konsep optik dan Optik geometris” dengan baik untuk mendapatkan keseluruhan insightnya.

konsep optik

Optik adalah cabang fisika yang menjelaskan perilaku dan sifat cahaya serta interaksi cahaya dengan materi. Optik menggambarkan fenomena optik dan pewarnaannya. Optik berasal dari bahasa latin yang berarti tampilan.

Bidang optik memiliki identitas, komunitas, dan konferensinya sendiri. Aspek ilmiah sering disebut ilmu optik atau fisika optik. Optik terapan sering disebut rekayasa optik. Penerapan rekayasa fotovoltaik yang secara khusus berkaitan dengan sistem penerangan (pencahayaan) disebut rekayasa penerangan. Setiap jurusan cenderung sedikit berbeda dalam penerapannya, keterampilan teknis, fokus, dan afiliasi profesionalnya. Inovasi terbaru dalam rekayasa optik sering dikategorikan sebagai fotonik atau optoelektronika. Batas antara bidang ini dan “optik” sering kali kabur, dan istilah yang digunakan bervariasi di berbagai belahan dunia dan di berbagai bidang industri.

Karena penerapan luas ilmu “ringan” untuk aplikasi dunia nyata, bidang ilmu optik dan teknik optik cenderung sangat interdisipliner. Ilmu optik adalah bagian dari berbagai disiplin ilmu terkait termasuk teknik elektro, fisika, psikologi, kedokteran (khususnya oftalmologi dan optometri) dan lain-lain. Selain itu, penjelasan yang lebih lengkap tentang perilaku visual, seperti yang dijelaskan dalam fisika, tidak selalu rumit untuk sebagian besar masalah, sehingga model sederhana dapat digunakan. Model sederhana ini cukup untuk menjelaskan sebagian fenomena optik dan mengabaikan perilaku yang tidak relevan dan/atau tidak terdeteksi dalam sistem.

Gelombang merambat di ruang bebas dengan kecepatan c = 3 x 108 m/s. Ketika memasuki medium tertentu (dielektrik atau non-konduktor), gelombang merambat dengan kecepatan v, yang merupakan karakteristik materi dan lebih kecil dari besarnya kecepatan cahaya itu sendiri (c). Perbandingan cepat rambat cahaya dalam ruang hampa dengan cepat rambat cahaya dalam medium adalah indeks bias n bahan sebagai berikut: n = c v

Optik geometris

Optik geometris, atau optik sinar, menggambarkan perambatan cahaya dalam bentuk “sinar”. Sinar membelok pada antarmuka antara dua media yang berbeda, dan dapat membentuk kurva dalam medium yang indeks biasnya merupakan fungsi dari posisi. Sebuah “sinar” dalam optik geometris adalah objek abstrak atau “alat” sejajar dengan bagian depan gelombang cahaya yang sebenarnya. Optik geometris memberikan aturan untuk perambatan sinar ini melalui sistem optik, menunjukkan bagaimana muka gelombang benar-benar merambat. Ini adalah penyederhanaan optik yang penting, dan gagal untuk menjelaskan banyak efek optik penting seperti difraksi dan polarisasi. Namun, ini adalah perkiraan yang baik, jika panjang gelombang cahaya sangat kecil dibandingkan dengan ukuran struktur yang berinteraksi dengannya. Optik geometris dapat digunakan untuk menggambarkan aspek geometris pencitraan, termasuk aberasi optik.

Baca Juga :   Jenis Gelombang

Optik geometris sering disederhanakan lebih lanjut dengan pendekatan kuasi-aksial, atau “perkiraan sudut kecil”. Kemudian perilaku matematis menjadi linier, memungkinkan komponen dan sistem visual dideskripsikan dalam bentuk matriks sederhana. Hal ini menyebabkan teknik ray tracing optik dan aksial Gaussian, yang digunakan untuk sistem optik orde pertama, misalnya memperkirakan posisi dan perbesaran gambar dan objek. Hamburan berkas Gaussian adalah perpanjangan dari optik kuasi-aksial yang memberikan model radiasi koheren yang lebih akurat seperti laser. Meskipun masih menggunakan pendekatan paraksial, teknik ini memperhitungkan difraksi, dan memungkinkan perhitungan perbesaran sinar laser yang sebanding dengan jarak, serta ukuran sinar minimum yang dapat difokuskan. Propagasi berkas Gaussian menjembatani kesenjangan antara optik geometris dan fisik.

Itulah pembahasan terkait Konsep optik dan Optik geometris. semoga bermnafaat***