Penyebab Pemuaian dan Kerugian Pemuaian

ANAMS.ID – Kali ini kita akan membahas terkait “Penyebab Pemuaian dan Kerugian Pemuaian”
Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait “Penyebab Pemuaian dan Kerugian Pemuaian” agar supaya bermanfaat bagi pembaca
Simak artikel “Penyebab Pemuaian dan Kerugian Pemuaian” dengan baik untuk mendapatkan keseluruhan insightnya.

Penyebab Pemuaian

Proses pemuaian umumnya disebabkan oleh tiga hal, yaitu suhu yang meningkat, tekanan yang tinggi dan laju aliran yang sangat cepat. Ketika terjadi kenaikan suhu maka akan terjadi pergerakan partikel yang saling bertumbukan. Dampaknya menyebabkan perluasan daerah secara alami, atau pelebaran.

Ketika tekanan tinggi memasuki perangkat, itu juga dapat menyebabkan ekspansi. Ketika tekanan mendekati tekanan maksimum dalam data desain, unit akan berusaha menyesuaikan diri dengan tekanan sekitar. Proses modifikasi disebut ekspansi. Ekspansi ini sudah maksimal, artinya unit (alat) tidak bisa lagi beradaptasi dengan tekanan saat ini. Hal ini dapat menyebabkan ledakan dan kebocoran.

Laju aliran yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pemuaian akibat gaya gesekan yang ditimbulkan oleh fluida yang mengalir. Ketika laju aliran terlalu tinggi, dapat menyebabkan partikel bergesekan dan bergerak dengan cepat. Proses pemuaian yang terjadi karena laju aliran mempunyai prinsip yang tidak jauh berbeda dengan pemuaian yang disebabkan oleh kenaikan temperatur.

Kerugian Pemuaian

Contoh kerugian akibat pemuaian adalah sebagai berikut:

  • Gelas atau wadah kaca tiba-tiba retak atau pecah saat diisi air panas. Hal ini terjadi karena kaca tidak mudah menghantarkan panas sehingga panas tidak cepat menyebar saat diisi air panas. Akibatnya, bagian dalam kaca mengembang lebih cepat daripada bagian luar.
  • Rel kereta api membengkok pada siang hari karena relnya memuai, sedangkan rel diikat dengan baut jangkar, hal ini dimaksudkan untuk mengatasi belokan rel, karena diberikan celah pada setiap ruas rel.
    Kaca jendela atau kaca pintu, retak atau pecah pada hari yang panas. Ini karena pemuaian kaca lebih besar daripada kayu. Untuk mencegah kaca pecah, rangka kaca dibuat lebih lebar (longgar) dibandingkan dengan kaca.
  • Jembatan dapat bengkok atau patah ketika suhu udara naik, dan hal ini dapat diatasi dengan membuat celah (rongga) pada rangka jembatan atau membuat lubang pada setiap sambungan balok jembatan.
    Bagian mesin mobil atau sepeda motor mengembang saat mesin hidup. Akibatnya, suara mesin menjadi kasar dan bagian-bagian yang berputar tidak berfungsi. Hal ini dapat diatasi dengan mendinginkan mesin dengan menambahkan cairan pendingin.
  • Kabel power dipasang agak longgar. Jika pemasangan dilakukan dalam mode tegang, suhu lebih rendah di malam hari, dan kabel daya menyusut dan dapat putus.
Baca Juga :   reaktansi kapasitif, induktif dan kombinasi

Itulah pembahasan terkait Penyebab Pemuaian dan Kerugian Pemuaian. Semoga bermanfaat***