DEFINISI KAS
DEFINISI KAS

DEFINISI KAS

ANAMS.ID – Kas adalah beberapa aset yang paling likuid (aset terbaru) dan tersedia untuk memenuhi kewajiban keuangan perusahaan.
Likuiditas yang dibutuhkan perusahaan digunakan untuk membiayai kegiatan operasional perusahaan sehari-hari (dalam bentuk modal kerja) dan untuk pembelian aktiva tetap dan bersifat berkelanjutan (pembelian bahan baku, pembayaran upah dan gaji, pembayaran biaya kantor). persediaan, dll.), tidak akan dilanjutkan. (Dividen, pajak, pembayaran angsuran piutang, dll)
Tujuan perusahaan yang menyimpan/membutuhkan uang tunai (John Maynard Keynes):
– Kebutuhan uang tunai untuk transaksi (diperlukan untuk operasi bisnis)

definisi uang tunai

Kas (cash) adalah suatu benda likuid yang sewaktu-waktu dapat diambil sebagai alat tukar atau mata uang yang sah, termasuk uang kertas dan logam.

Likuiditas adalah modal kerja yang sangat likuid. Semakin tinggi jumlah uang dalam perusahaan maka semakin tinggi tingkat likuiditasnya. Ini berarti bahwa perusahaan memiliki risiko yang rendah untuk gagal memenuhi kewajiban keuangannya. Namun, ini tidak berarti bahwa perusahaan harus berusaha mempertahankan ketersediaan kas yang sangat besar. Karena semakin tinggi likuiditas, semakin banyak dana yang tidak aktif dan semakin sedikit keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

Pemahaman ahli tentang kas

Untuk lebih memahami apa itu uang tunai, Anda bisa simak pendapat para ahli berikut ini.

“2013: 191” menurut Rizal Effendi

Pengertian uang tunai adalah segala sesuatu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran atau pelunasan kewajiban, “baik berupa uang maupun tidak”. Sebagian dari likuiditas yang terkandung dalam “bank cash” rekening giro bank dan likuiditas di perusahaan “cash on hand” tinggi di neraca karena likuiditas perusahaan adalah aset yang paling likuid ditempatkan. kelompok terkemuka.

Menurut Dwi Martani “2012: 180”

Baca Juga :   Sarana dan Fasilitas Kerja Perkantoran

Pengertian kas adalah aset keuangan yang paling likuid yang digunakan untuk kegiatan operasi perusahaan dan pembayaran kewajiban perusahaan.

Menurut Thomas Sumarsan, “2013: 1”
Kas merupakan aset yang sangat likuid yang dapat digunakan langsung untuk kebutuhan operasional perusahaan.

Menurut Ludiant “2012: 188”

Pengertian uang tunai adalah alat tukar milik perusahaan, siap digunakan dalam perdagangan kapan pun Anda membutuhkannya.

Menurut Dwi Martani dkk., “2012: 180”

Yang dimaksud dengan kas adalah aset keuangan perusahaan yang digunakan dalam kegiatan operasi perusahaan. Kas merupakan alat pembayaran yang dapat digunakan secara bebas untuk membiayai kegiatan suatu entitas.

Menurut Munawi (1983)

Kas adalah uang yang dapat digunakan untuk membiayai kegiatan usaha, kas adalah cek yang diterima dari nasabah dan simpanan yang disetorkan oleh suatu perusahaan kepada bank dalam bentuk simpanan pada saat penglihatan atau titipan, atau titipan pada bank yang dapat diperoleh kembali. (menggunakan cek atau billiette). .

Theodarus M.Tuanakotta, AK, (1982)

Kas dan bank termasuk uang tunai dan simpanan bank yang dapat ditarik sewaktu-waktu tanpa mengurangi nilai simpanan. Kas terdiri dari sejumlah kecil uang tunai atau dana tunai lainnya seperti kwitansi dan cek (yang tidak ditarik kembali) dan disimpan di bank pada hari berikutnya.

Prinsip Akuntansi Keuangan (2002)

Kas adalah alat pembayaran yang siap pakai dan gratis yang digunakan untuk mendanai kegiatan umum perusahaan. Bank adalah sisa rekening giro perusahaan yang dapat digunakan secara bebas untuk mendanai kegiatan umum perusahaan.

Zaki Balidwan (2003)

Uang tunai adalah alat tukar dan digunakan sebagai ukuran akuntansi.***

Leave a Reply

Your email address will not be published.