Suku Kikuyu Adalah
Suku Kikuyu Adalah

Suku Kikuyu Adalah

Suku Kikuyu

Sejarah Suku Kikuyu

Suku Kikuyu merupakan kelompok suku terbanyak di Kenya dengan populasi sekitar

5. 347. 000 jiwa ataupun 22% dari total penduduk Kenya. istilah Kikuyu sendiri diambil dari bahasa Inggris. Sedangkan penyebutan aslinya yakni Gikuyus serta mereka menyebut suku mereka dengan Agikuyu.

Menurut bermacam sumber, Suku Kikuyu sudah menduduki daerah Kenya Tengah, Afrika Timur semenjak abad ke- 17. Nama Kikuyu berasal dari bahasa Swahili. Cikal bakal suku ini merupakan Thagicu, suatu kelompok yang bermigrasi ke daerah Gunung Kenya dari Afrika Tengah pada abad ke- 11. Pada abad ke- 17 kelompok tersebut bermigrasi ke daerah timur laut serta tepi laut timur Afrika. Sehingga terjalin asimilasi budaya yang melahirkan 2 kelompok ialah Meru serta Kikuyu.

Suku Kikuyu setelah itu menempati daerah Kenya Tengah khususnya Selatan sungai tanah serta antara Danau Victoria serta tepi laut di bagian barat. Banyaknya suku kikuyu menjadikan wilayah Kenya Tengah diucap Kiluyuland.

Mereka berdialog dengan bahasa Bantu Kikuyu selaku bahasa universal. Secara ekonomi mereka jadi kelompok suku yang sangat aktif secara ekonomi di Kenya dimana sebagian besar masyarakatnya mengusahakan pertanian di dataran besar yang produktif. Suku Kikuyu pula disebut- sebut selaku salah satu kelompok suku yang diketahui mempunyai tarian- tarian yang bernuansa mistik. Suku ini memliki tarian yang disebut mempunyai kekuatan magis. Tarian suku ini disebut- sebut dapat mengambil nyawa manusia alias santet. Terdapat pula yang berkata tarian suku ini dapat memanggil ataupun menyusutkan hujan.

Bagi keyakinan warga Kikuyu, Suku Kikuyu awal mulanya didirikan oleh seseorang laki- laki bernama Gikuyu, sejarah Kikuyu mengtakan kalau Tuhan Kikuyu, Ngai, mengambil Gikuyu ke puncak Kirinyaga serta menyuruhnya buat tinggal serta membangun rumah di situ.

Baca Juga :   Pengertian Diferensiasi Sosial adalah

Ia pula diberikan seseorang istri bernama Mumbi, mumbi serta Gikuyu mempunyai 9 anak wanita, sesungguhnya jumlah anak perempuannya terdapat 10, namun Kikuyu berpendapat selaku nasib kurang baik untuk berkata no 10.

Kala menghitung mereka dia senantiasa berkata“ lengkap 9” bukan 10. Dari anak- anaknya tersebut terbentuklah klan Kikuyu ialah Achera, Agachiku, Airimu, Ambui, Angare, Anjiru, Angui, Aithaga serta Aitherandu.

Bahasa Suku Kikuyu

Warga Gikuyus berdialog dalam bahasa Gikuyu selaku bahasa bunda mereka, bahasa ini ialah anggota subkelompok Bantu dari keluarga bahasa Niger- Kongo. Tidak hanya itu mereka pula banyak berbahasa Swahili serta bahasa Inggris selaku bahasa formal kedua di Kenya.

Adat Istiadat Suku Kikuyu

Warga Gikuyus mempunyai pola penamaan anak yang unik yang masih diterapkan sampai saat ini. Bukti diri keluarga dilanjutkan dalam tiap generasi dengan pola tertentu. Anak pria awal dinamakan sehabis nama bapak dari si bapak, sebaliknya anak pria kedua dinamakan sehabis nama bunda dari si bapak.

Sedangkan itu, buat kanak- kanak wanita awal dinamakan sehabis nama bapak dari si bunda, sebaliknya anak yang kedua dinamakan sehabis nama bunda dari si bunda. Buat kanak- kanak selanjutnya dinamakan sehabis nama saudara- saudara dari kakek serta nenek dari yang tertua sampai tertua, bergantian antara pihak bapak serta bunda.

Rumah Adat Suku Kikuyu

Warga Gikuyus tinggal di dalam rumah yang diucap Shamba, rumah ini dibuat dari lumpur, sapi serta kotoran hewan yang lain. Sedangkan itu, atapnya dibuat dari daun kelapa serta rumput.

Demikianlah ulasan menimpa Suku Kikuyu– Sejarah, Bahasa, Adat Istiadat serta Rumah Adat mudah- mudahan dengan terdapatnya pembahasan tersebut bisa menaikkan pengetahuan serta pengetahuan kamu semua, terima kasih banyak atas kunjungannya.

Baca Juga :   Pengertian Diferensiasi Sosial

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.