Pengertian Kepribadian
Pengertian Kepribadian

Pengertian Kepribadian

Anams.id – Kali  ini kita akan membahas mengenai Pengertian Kepribadian. Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, simak artikel berikut dengan baik

Kepribadian

arti

Banyak ahli yang berhati-hati dan mengabdikan diri untuk menggambarkan penelitian tentang pola perilaku yang kembali ke pola perilaku manusia sebagai bahan komparatif.

Tidak ada pola perilaku yang seragam untuk semua individu yang termasuk dalam suatu ras. Karena perilaku manusia ditentukan tidak hanya oleh sistem biologis organik, tetapi juga oleh pikiran, hati, dan jiwa, variasi pola perilaku manusia sangat berbeda dan unik untuk semua manusia.

Oleh karena itu, ‘Kepribadian’ dalam konteks yang lebih dalam adalah ‘pengaturan unsur-unsur pikiran dan jiwa yang menentukan tindakan dan tindakan individu’.

elemen kepribadian

Kepribadian memiliki beberapa komponen. Sebagai berikut :

pengetahuan

Pengetahuan adalah unsur pengisi pikiran dan jiwa orang yang sadar. Ada berbagai macam hal di alam sekitar manusia yang kita terima melalui panca indera kita yang masuk ke dalam pembagian sel di bagian tertentu dari otak kita. Dan di otaklah segala sesuatu diproses dengan pengaturan yang dikeluarkan oleh individu ke lingkungan sekitarnya. Dan dalam antropologi dikenal dengan istilah “persepsi”. “Seluruh proses pikiran manusia yang sadar”.

Persepsi dapat diproyeksikan ke representasi terfokus dari lingkungan yang mengandung bagian. Ekspresi yang lebih terfokus yang terjadi karena konsentrasi yang lebih besar dalam perspektif psikologis biasanya disebut ‘pengamatan’.

Representasi lingkungan yang berfokus pada bagian yang paling menarik baginya sering dielaborasi oleh proses mentalnya dan menempatkannya dalam gambar serupa lainnya yang sebelumnya diterima dan diproyeksikan oleh pikirannya, menghubungkan dan muncul kembali sebagai memori.

Dan penjelasan baru dengan makna baru dalam istilah psikologis disebut “persepsi”.

Baca Juga :   Bentuk Norma Sosial

Menggabungkan dan membandingkan bagian-bagian suatu ekspresi dengan berbagai bagian lain yang sejenis secara konsisten berdasarkan prinsip-prinsip tertentu. Proses dimana gambar abstrak baru dapat dibentuk yang tidak benar-benar menyerupai salah satu dari berbagai sumber konkret dari gambar baru.

Dengan cara ini, seseorang dapat menggambarkan tempat tertentu di bumi tanpa melihat atau merasakannya. Deskripsi abstrak dalam ilmu-ilmu sosial ini disebut “konsep”.

Modus pengamatan yang menentukan gambaran lingkungan dapat ditambah atau dilebih-lebihkan, ada pula yang dikurangi atau dikurangi. Dan beberapa digabungkan dengan gambar lain menjadi representasi baru yang sebenarnya tidak nyata.

Dan ungkapan baru, yang dalam psikologi sering kali tidak realistis, disebut “fantasi”.

Semua deskripsi, persepsi, pengamatan, konsep dan fantasi adalah elemen pengetahuan yang secara sadar dimiliki oleh individu.

perasaan

Ranah kesadaran manusia tidak hanya berisi pengetahuan, tetapi juga berbagai emosi. Sebaliknya, individu yang melihat hal-hal buruk atau mendengar suara-suara yang tidak menyenangkan. Persepsi seperti itu dapat menimbulkan emosi negatif dalam kesadarannya.

“Perasaan” dan segala macam pengetahuan tampaknya memenuhi alam kesadaran manusia di setiap momen kehidupan. Sebuah “emosi” adalah keadaan kesadaran manusia yang dinilai oleh pengetahuannya sebagai positif atau negatif.

naluri

Kesadaran manusia mencakup berbagi emosi lain, bukan karena dipengaruhi oleh pengetahuan itu, tetapi karena mereka secara naluriah sudah termasuk dalam organisme, terutama dalam gennya. Dan kehendak, yang sudah menjadi naluri, disebut “dorongan”.

Itulah pembahasan mengenai Pengertian Kepribadian, semoga bermanfaat***

Leave a Reply

Your email address will not be published.