Pengertian dan Penyebab Etiolasi

ANAMS.ID – Kali ini kita akan membahas terkait “Pengertian dan Penyebab Etiolasi”

Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait “Pengertian dan Penyebab Etiolasi” agar supaya bermanfaat bagi pembaca

Simak artikel “Pengertian dan Penyebab Etiolasi” dengan baik untuk mendapatkan keseluruhan insightnya.

Pengertian Etiolasi

Etiolasi adalah jenis perkembangan tanaman yang sangat cepat yang terjadi dalam gelap; namun demikian, kesehatan tanaman secara keseluruhan buruk, batangnya tidak kokoh, daunnya kecil, dan tanamannya tampak sakit-sakitan. Dengan tidak adanya sinar matahari, gejala etiolasi akan muncul dengan sendirinya. Etioplasts adalah kloroplas yang terlindung dari cahaya dan dikenal dengan nama itu. Tanaman menguning terjadi ketika ada kelebihan komponen etioplast.

Ada banyak sekali aspek, alasan, atau sebab yang mempengaruhi perkembangan dan pemekaran tumbuhan, tumbuhan, pohon, dan sebagainya. Jika kondisi ini tidak terpenuhi, tanaman dapat memasuki keadaan yang dikenal sebagai dormansi, yang berarti akan menghentikan semua aktivitas biologisnya.

Etiolasi: Sifat dan Sifat Etiolasi

Etiolasi suatu tanaman dapat ditentukan berdasarkan adanya sejumlah ciri, antara lain sebagai berikut:

  • Kandungan air yang kaya dalam tanaman memberi kesan bahwa batang tanaman lebih panjang dari yang sebenarnya; namun, batangnya tidak kokoh dan “terlihat kurus”.
  • Tanaman memiliki penampilan yang lemah dan rona keputihan.
  • Penyakit ini disebabkan oleh jumlah klorofil yang tidak mencukupi, terlihat dari ukuran daun yang kecil, tipis, dan pucat.
  • Memiliki lebih sedikit akar tebal.

Dalam skenario ini, tubuh tanaman mengandung hormon yang dikenal sebagai auksin, yang memainkan peran penting dalam proses pertumbuhan dan pematangan tanaman. Ujung batang, perkembangan akar, dan pembentukan bunga adalah lokasi khas untuk menemukan hormon auksin. Setelah hormon auksin telah menyatu ke berbagai sel tumbuhan, akan diangkut melalui jaringan pembuluh dari atas tumbuhan ke bawah untuk mencapai semua sel tumbuhan.

Penyebab-Etiolasi

Hormon ini berperan dalam pertumbuhan tanaman dengan berperan sebagai pengatur pembesaran sel dan sebagai pemicu pemanjangan sel pada bagian belakang jaringan meristem ujung. Hubungan antara hormon ini dan pertumbuhan tanaman dapat diringkas sebagai berikut: Tugas hormon auksin adalah mempercepat proses pertumbuhan tanaman, yang meliputi pertumbuhan akar tanaman serta batangnya. Selain itu, hormon auksin berkontribusi pada percepatan proses perkecambahan, serta proses pembelahan sel, pematangan buah, dan pengurangan jumlah biji yang terkandung di dalam buah.

Hormon auksin, di sisi lain, memiliki karakteristik yang peka terhadap cahaya. Ini berarti bahwa ketika tanaman terkena “sinar matahari”, kinerja hormon ini dapat terhambat, yang mengakibatkan penurunan laju pertumbuhan tanaman. Sementara itu, saat tidak ada sinar matahari, hormon auksin akan bekerja secara aktif. Artinya hormon tersebut akan merangsang pompa proton yang terdapat pada dinding sel, yang akan meningkatkan keasaman dinding sel. Selain itu, hormon akan mengaktifkan enzim ekspansi, yaitu enzim yang memecah ikatan kimia di dinding sel. Akibatnya, sel-sel dinding sel akan menjadi lebih lemah, dan sel-sel akan dapat tumbuh lebih besar. Jelas dari pembahasan sebelumnya bahwa hormon auksin adalah yang mengontrol proses etiolasi.***