Mempelajari Otot Rangka dari Struktur dan Fungsi Penting dalam Sistem Gerak Manusia

anams.id – tau gak sih kalo gerakan tubuh manusia itu membutuhkan bagian-bagian tertentu yang namanya otot rangka?

Nah, otot rangka ini tuh bagian penting banget dalam sistem gerak manusia. Yuk, simak artikelnya sampai selesai biar lu makin paham dan bisa jaga rangka tubuhmu dengan baik!

Sistem gerak manusia merupakan sistem yang memungkinkan manusia untuk melakukan berbagai macam gerakan.

Sistem gerak manusia melibatkan beberapa organ dan struktur, salah satunya adalah otot rangka. Otot rangka adalah jenis otot yang terdapat di tubuh manusia dan berperan penting dalam gerakan tubuh manusia.

Pada artikel ini, akan dibahas mengenai struktur dasar otot rangka, sifat kerja otot rangka, macam otot rangka, gangguan sistem gerak, kelainan pada sistem gerak, serta cara memelihara kesehatan rangka tubuh manusia.

Otot Rangka: Struktur Dasar Otot Rangka

Otot rangka terdiri dari serat otot yang tersusun dalam berbagai lapisan. Setiap serat otot terdiri dari beberapa miofibril, yang merupakan struktur berbentuk silinder dan mengandung protein kontraktil, yaitu aktin dan miosin.

Setiap miofibril terdiri dari beberapa unit kontraksi yang disebut sarkomer. Sarkomer mengandung protein kontraktil yang terdiri dari aktin dan miosin yang saling berinteraksi untuk menghasilkan gerakan.

Sifat Kerja Otot Rangka

Otot rangka mempunyai sifat kontraksi yang kuat dan cepat. Otot rangka dapat berkontraksi secara isometrik (tanpa menghasilkan gerakan) atau isotonik (menghasilkan gerakan).

Otot rangka juga mempunyai sifat elastisitas, yaitu kemampuan untuk kembali ke bentuk semula setelah dilepaskan dari kontraksi.

Macam Otot Rangka

Otot rangka dibedakan menjadi tiga macam, yaitu otot rangka lurik, otot rangka polos, dan otot jantung. Otot rangka lurik terdapat pada tubuh manusia dan terletak di sekitar tulang dan sendi.

Baca Juga :   Peranan Media Pertumbuhan Mikroba dalam Penelitian Mikrobiologi

Otot rangka lurik terdiri dari serat-serat otot yang tersusun secara teratur, sehingga memberikan kesan garis-garis pada permukaan otot.

Otot rangka polos terletak pada dinding organ-organ dalam seperti lambung, usus, dan saluran darah.

Otot polos berbentuk lancip dan tidak memiliki garis-garis yang terlihat pada permukaannya. Otot jantung terletak pada dinding jantung dan memiliki struktur yang mirip dengan otot lurik.

Gangguan Sistem Gerak dan Kelainan pada Sistem Gerak

Sistem gerak manusia dapat mengalami gangguan dan kelainan yang mempengaruhi fungsi gerakan tubuh. Beberapa contoh gangguan sistem gerak antara lain osteoporosis, osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan skoliosis.

Osteoporosis adalah kondisi dimana tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Osteoarthritis adalah kondisi dimana tulang rawan sendi menjadi rusak dan hilang.

Rheumatoid arthritis adalah kondisi dimana sistem kekebalan tubuh menyerang sendi dan jaringan tubuh lainnya. Skoliosis adalah kelainan dimana tulang belakang membungkuk ke samping.

Cara Memelihara Kesehatan Rangka Tubuh Manusia

Untuk menjaga kesehatan sistem gerak, terutama kesehatan rangka tubuh manusia, ada beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Olahraga secara teratur
    Olahraga secara teratur dapat membantu memperkuat otot rangka dan meningkatkan kepadatan tulang.
  2. Konsumsi makanan yang sehat
    Konsumsi makanan yang sehat dan kaya akan kalsium, vitamin D dan protein dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan otot.
  3. Hindari merokok dan konsumsi alkohol berlebihan
    Merokok dan konsumsi alkohol berlebihan dapat merusak kesehatan tulang dan otot.
  4. Jaga postur tubuh yang baik
    Jaga postur tubuh yang baik saat duduk atau berdiri untuk mencegah terjadinya kelainan pada tulang belakang.

Jadi seperti itu ya teman-teman penjelasan singkat kami mengenai sistem gerak manusia yang bisa kami share, semoga bisa bermanfaat terimakasih.***

Baca Juga :   Belajar Mengetahui Mekanisme Pembentukan Tanaman Hibrida

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *