Karakteristik Benua Eropa
Karakteristik Benua Eropa

Karakteristik Benua Eropa

Anams.id – Benua Eropa adalah satu-satunya benua yang berbatasan darat dengan Asia. Luas wilayah Eropa mencapai 10.355.000 km2. Secara astronomis, Eropa terletak pada nine’BB–60’BT dan 80’LS–35’LU, nah saat ini kita akan membahas mengenai benua eropa, yuk disimak dengan baik ya.

Secara geografis, Eropa terbagi atas empat kawasan yakni kawasan Eropa Barat, Eropa Timur, Eropa Selatan, dan Eropa Utara. Para ahli menetapkan bahwa batas Benua Eropa ialah dengan Samudra Arktik di utara, dengan Laut Tengah di selatan, dengan Samudra Atlantik di barat, serta dengan Asia, Pegunungan Ural, Selat Dardanella, dan Laut Kaspia di bagian timur.

Eropa secara geologis dan geografis adalah sebuah semenanjung atau anak benua (jazirah). Benua Eropa merupakan benua terluas kelima setelah Asia, Amerika, Afrika & Antartika. Pemisahannya sebagai benua lebih dikarenakan oleh perbedaan budaya. Batasnya di utara adalah Samudera Arktik, di barat adalah Samudera Atlantik, dan di selatan dibatasi oleh Laut Tengah. Batas timurnya masih belum jelas karena pemisahan benua ini sendiri diawali oleh faktor kebudayaan. Batas yang sering dipakai sebagai batas benua Eropa dan Asia adalah Pegunungan Ural dan Laut Kaspia.

Benua Eropa, juga disebut sebagai Eropa daratan atau secara sederhana Benua, ialah benua Eropa, yang secara eksplisit tak termasuk pulau-pulau dan semenanjung di kawasan Eropa. Khususnya, dalam penggunaanbahasa Inggris Britania, istilah yang berarti Eropa tak termasuk Britania Raya, Pulau Man, Irlandia dan Islandia. Sebuah definisi umum atas “Benua Eropa” ialah massa tanah Eropa tak termasuk Britania Raya, Irlandia, dan Islandia.

Namun, di daerah lain di Eropa terdapat berbagai perbedaan gagasan tentang cakupan istilah ini.Meskipun demikian, istilah yang nampak menjadi masalah sederhana ini memiliki percabangan sosial-politik. Beberapa definisi benua Eropa termasuk negara Transkaukasia di Georgia dan Armenia yang kebanyakan Kristen dengan mengeluarkan negeri Muslim seperti Azerbaijan dan Turki.

Benua ini adalah benua terkecil kedua setelah Australia dengan luas 10.Six hundred.000 km² sedangkan bila dihitung dari populasinya, benua ini terletak di urutan ketiga (di bawah Asia dan Afrika) dengan 799.466.000 jiwa pada tahun 2003 (seperdelapan penduduk dunia). Wilayah dengan penduduk terpadat adalah Eropa Timur. Mayoritas masyarakat Eropa termasuk kedalam Ras Kaukasoid (manusia berkulit putih & berambut pirang). Hal ini menjadi ciri khas Benua Eropa yang membedakannya dengan benua lain.

Karakteristik Benua Eropa

Berikut ini terdapat beberapa karakteristik benua eropa, terdiri atas:

Letak dan Luas Wilayah Benua Eropa

Secara astronomis Benua Eropa terletak antara 36°LU-71°LU dan 9°BB-sixty six°BT. Luas daratan Eropa sekitar seperempat belas luas daratan di bumi dan menduduki peringkat ke-2 terkecil setelah daratan Australia. Benua Eropa membujur dari barat ke timur sejauh five.Three hundred km dan melintang 3.950 km. Luasnya adalah 10.900.000 km².

Baca Juga :   Pengertian Populasi Penduduk

Batas Wilayah Benua Eropa

Batas Kontinen sebelah timur ditetapkan di daratan mengikuti jalur puncak Pegunungan Ural dan Kaukasus terus ke Laut Kaspia.

Batas-batas benua Eropa adalah sebagai berikut.

Sebelah utara berbatasan dengan Kutub Utara (Arktik)
Sebelah selatan berbatasan dengan Benua Afrika dan Laut Tengah
Sebelah timur berbatasan dengan Selat Bosporus dan Laut Hitam
Sebelah barat berbatasan dengan Samudera Atlantik

Bentang Alam Benua Eropa

Berikut ini terdapat beberapa bentang alam benua eropa, terdiri atas:

a) Perisai Baltik

Kawasan ini terdiri atas empat perisai batuan tua, diantaranya sebagai berikut.

Perisai Fenoskandia meliputi wilayah Norwegia, Swedia, dan Finlandia. Wilayah ini disebut negeri seribu danau
Pegunungan Skotlandia
Perbukitan Irandia barat laut
Pulau Eslandia

b) Dataran Raya Eropa

Kawasan ini meliputi Perancis, Belgia, Belanda, Jerman bagian utara, Denmark, dan sebagian besar Polandia. Pada permukaan daratan ini muncul pegunungan kecil dan pegunungan sisa (monadnock) yang kaya akan deposit batu bara.

C) Dataran Tinggi Tengah

Dataran Tinggi Tengah merupakan plato atau dataran tinggi yang terpotong-potong oleh dataran raya eropa. Tanahnya kurang baik untuk pertanian karena permukaan tanah yang tipis dengan kemiringan yang curam.

D) Pegunungan Lipatan Muda Alpin

Kawasan ini meliputi Pegunungan Alpin dan kelompok Pegunungan Mediteran. Pada Pegunungan Mediteran terdapat three semenanjung besar, yaitu semenanjung Pyrenia, Italia, dan Balkan. Puncak-puncaknya adalah MountBlanck (4.807 m), Gunung Monte Rosa (four.634 m), Gunung Pico deAneto (3.404 m), Gunung Mulchasen (three.478 m), dan Gunung CornoGrande (2.914 m). Pada Kawasan ini, pertanian kurang baik untuk diusahakan karena ketinggian tempat, lapisan tanah yang tipis, dan lereng yang curam.

E) Dataran Rusia

Permukaan dataran rusia ditutupi oleh lapisan tanah loss yang baik untuk tanaman gandum. Sungai-Sungai di dataran Eropa bermuara ke laut dan teluk, seperti Sungai Rhein dan Sungai Elbe ke Laut Utara, Sungai Wisla dan Sungai Oder ke Laut Baltik, Sungai Rhone ke Laut Tengah, dan Sungai Donau ke Laut Hitam.

Vegetasi Dataran Eropa dipengaruhi oleh keadaan tanah, keadaan air, iklim, dan topografi. Daerah paling utara ditutupi oleh tundra, sedangkan di bagian selatan ditumbuhi oleh semak berkayu keras (semak mediterania). Kawasan Eropa Timur dan tenggara merupakan daerah padang rumput. Pada kawasan beriklim laut dan peralihan ditumbuhi oleh hutan campuran dan hutan berdaun jarum.

Baca Juga :   Pengertian Angka Harapan Hidup

Iklim Benua Eropa

Berikut ini terdapat beberapa iklim benua eropa, terdiri atas :

Iklim Laut

Tipe Iklim ini meliputi wilayah negara Eropa bagian barat laut, seperti Inggris, Skandinavia bagian barat, Perancis, Belgia, Belanda, Denmark, dan bagian utara Spanyol. Daerah ini memiliki musim dingin yang sejuk serta musim panas yang nyaman dan hangat dengan curah hujan yang cukup banyak.

Iklim Peralihan

Iklim tipe ini terdapat di Eropa Tengah dicirikan dengan musim dingin yang terasa lebih dingin dan musim panas yang masih hangat. Perbedaan suhu tahunan makin ke timur semakin tinggi karena semakin jauh dari pengaruh laut.

Iklim Kontinental (Daratan)

Iklim tipe ini terdapat di Eropa Timur bercirikan musim dingin yang lebih panjang dan berada di bawah titik beku. Hujan terjadi pada musim panas dalam jumlah kecil (kurang dari 25 inci).

Iklim Dingin dan Arktik (Kutub)

Daerah in dicirikan oleh musim dingin yang penjang dan temperatur berada di bawah titik beku. Musim panas yang pendek (3 bulan) dengan curah hujan kurang dari five.000 mm. Kawasan iklim in meliputi Swedia bagian utara, Finlandia, Norwegia, dan Rusia.

Iklim Mediteran

Tipe iklim ini dicirikan oleh musim dingin yan basah dan musim panas yang kering, meliputi daerah Eropa bagian Selatan.

Keadaan Sosial dan Ekonomi Benua Eropa

Berikut ini terdapat beberapa keadaan sosial dan ekonomi benua eropa, terdiri atas:

Keadaan Sosial

Pada umumnya, penduduk eropa termasuk dalam raskaukasoid atau ras berkulit putih. Namun, ras di benua eropa masih dapat dikelompokkan  sebagai berikut:

  • Subras Nordik dengan ciri-ciri fisik adalah rambut pirang dan bermata biru yang banyak terdapat di benua Eropa Utara.
  • Sub ras Alphina (Alpin) dengan ciri-ciri fisik seperti rambut pirang dan mata coklat.
  • Subras mediteran dengan ciri-ciri fisik seperti mata agak cokelat dan rambut hitam bergelombang. Subras ini banyak terdapat di Eropa Selatan.

Persebaran penduduk di eropa tidak merata dan sangat dipengaruhi oleh keadaan  alam serta  tingkat kemajuan ekonominya. Persebaran yang paling padat terdapat di daerah dataran  rendah dan daerah- daerah industri.

Kegiatan Ekonomi

Terdiri atas:

  • Pertanian

Pertanian di Eropa diolah sangat intensif dan efisien. Jenis tanaman anggur, jeruk, dan sayur-sayuran banyak dihasilkan oleh sejumlah negara yang terletak di sekitar Laut Tengah. Produksi kentang, gandum, barley, dan terigu dari Eropa menempati peringkat teratas di dunia, sedangakan produksi jagung dadn daging, Eropa menempati peringkat kedua setelah Amerika Serikat.

  • Perikanan

Industri perikanan di Eropa memegang peranan penting dalam perekonomian. Di Norwegia, Islandia, dan Rusia penangkapan ikan paus merupakan industri terbesar. Peran serta perikanan sangat penting dalam perekonomian Islandia dan menduduki peringkat pertama di Eropa. Wilayah perikanan yang paling produktif terdapat di perairan Laut Utara, Samudra Atlantik bagian utara, Samudra Arktik, Laut Norwegia, dan Teluk Biscaye. Norwegia, Rusia, dan Spanyol termasuk negara industri perikanan yang utama di dunia.

  • Kehutanan
Baca Juga :   Pengertian Sumber Hukum Adalah

Wilayah hutan di Eropa yang produktif terdapat di Finlandia, Norwegia, Swedia, Prancis, dan Rusia. Di Finlandia, kehutanan termasuk quarter yang sangat penting bagi perekonomiannya. Swedia merupakan penghasil utama pulp dan kertas di Eropa. Hasil hutan lainnya, antara lain terpentin dan dammar.

  • Pertambangan

Benua Eropa merupakan penghasil batu bara dan bijih besi terbesar di dunia. Benua itu menghasilkan sekitar tiga consistent with lima dari hasil baja dunia, separuh dari hasil bijih besi dunia dan hampir seperlima dari hasil bauksit dunia.

Negara-negara yang kaya akan tambang batu bara adalah Jerman, Inggris, Polandia, Prancis, Rusia, dan Swedia. Bauksit terutama dihasilkan oleh Prancis, Yunani, Hongaria, Rusia, dan Yugoslavia. Lignit juga ditambang di Jerman dan negara-negara Eropa bagian tengah. Hasil pertambangan lainnya adalah tembaga, mangan, nikel, krom, timah, merkuri, perak, platina, untuk seng, dan minyak bumi.

Inggris adalah negara penghasil minyak bumi terbesar di Eropa. Di Laut Utara sepanjang perbatasan Inggris dan Norwegia ditemukan cadangan minyak bumi yang besar.

  • Industri

Industri berat dan ringan yang berkembang di Eropa meliputi industri mesin, pesawat terbang, mobil, elektronik, logam, kimia, tekstil, makanan, dan minuman. Eropa merupakan kawasan industri terbesar di dunia. Perkembangan industri di Eropa maju sangat pesat setelah terjadinya Revolusi Industri pada abab ke 18 sehingga menjadi pelopor industri dunia.

  • Perdagangan

Dalam perdagangan dunia Eropa sangat berperan dan mencatat extent perdagangan tertinggi yaitu lebih dari separuh ekspor dan impor dunia. Barang ekspor dari Eropa yang utama adalah berbagai hasil industri antara lain mesin, kendaraan bermotor, barang-barang elektronik, kimia, dan tekstil.

Perdagangannya kebanyakan dilakukan antar Negara Eropa. Negara dagang yang sangat maju adalah Inggris, Prancis, dan Jerman. Untuk memacu perdagangan di antara Negara Eropa Barat dibentuk suatu wadah yang dikenal dengan nama Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE). Sedangkan di Eropa Timur dibentuk wadah Council for Mutual Economic Assistance (Comecon). MEE dibentuk pada tahun 1959 oleh Belanda, Belgia, Prancis, Italia, dan Jerman di Roma.

Leave a Reply

Your email address will not be published.