Jangan Salah, Jamur Juga Punya Peran Penting di Bumi! Yuk, Ketahui Ciri-Ciri, Struktur, dan Reproduksi Jamur yang Menakjubkan

anams.id – Halo temen-temen, kali ini kita mau bahas soal makhluk hidup yang sering banget diabaikan, yaitu Jamur. Padahal, keberadaan jamur itu super penting loh buat ekosistem bumi. Jamur ini tuh enggak bisa fotosintesis kayak tumbuhan, tapi dia bisa membantu penguraian sisa-sisa organik dan bahkan membentuk hubungan mutualisme dengan tanaman.

Selain itu, jamur juga sering digunakan dalam industri makanan dan farmasi. Nah, disini kita bakal bahas soal ciri-ciri jamur, struktur fungi (jamur), reproduksi fungi (jamur), reproduksi generatif (seksual), reproduksi vegetatif (aseksual), klasifikasi jamur, serta contoh kingdom fungi (jamur). Buat kalian yang penasaran sama makhluk hidup yang satu ini, yuk simak artikel ini dengan seksama!

Kingdom Fungi

Kingdom Fungi atau Jamur merupakan salah satu kingdom dari makhluk hidup yang seringkali diabaikan. Padahal, keberadaan jamur sangatlah penting dalam ekosistem bumi. Jamur memiliki peran dalam penguraian sisa-sisa organik, membentuk hubungan mutualisme dengan tumbuhan, hingga digunakan dalam industri makanan dan farmasi.

Pada artikel ini, kita akan membahas ciri-ciri jamur, struktur fungi (jamur), reproduksi fungi (jamur), reproduksi generatif (seksual), reproduksi vegetatif (aseksual), klasifikasi jamur, serta contoh kingdom fungi (jamur).

Ciri-Ciri Jamur

Jamur memiliki ciri khas berupa tidak memiliki klorofil dan tidak dapat melakukan fotosintesis. Selain itu, jamur juga memiliki dinding sel yang terdiri atas kitin dan selulosa yang kuat dan tahan lama. Jamur juga biasanya memiliki tubuh buah yang terlihat pada bagian atas tanah atau substrat lainnya.

Struktur Fungi (Jamur)

Struktur jamur terdiri dari tubuh buah dan hifa. Tubuh buah adalah bagian jamur yang tampak dari atas tanah atau substrat lainnya dan berfungsi untuk memproduksi spora. Sementara itu, hifa adalah bagian jamur yang berupa benang halus yang terdiri dari sel-sel jamur dan tumbuh dalam substrat atau di dalam tubuh organisme lainnya.

Baca Juga :   Pengertian dan Fungsi Paru-Paru yang Harus Diketahui

Reproduksi Fungi (Jamur)
Jamur memiliki dua jenis reproduksi, yaitu reproduksi generatif (seksual) dan reproduksi vegetatif (aseksual).

Reproduksi Generatif (Seksual)

Reproduksi generatif jamur terjadi melalui penggabungan dua jenis sel kelamin (gamet). Sel kelamin jantan (sperma) akan bergerak mencari sel kelamin betina (ovum) untuk membentuk zigot yang kemudian akan berkembang menjadi embrio. Embrio tersebut akan tumbuh menjadi tubuh buah jamur yang baru.

Reproduksi Vegetatif (Aseksual)

Reproduksi vegetatif jamur terjadi melalui pembelahan sel atau pembentukan spora tanpa melalui proses penggabungan sel kelamin. Beberapa contoh reproduksi vegetatif jamur antara lain sporangiospora, konidia, dan fragmentasi.

Klasifikasi Jamur (Fungi)
Jamur dibagi menjadi empat kelas, yaitu Zygomicota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota.

  1. Zygomicota
    Jamur kelas Zygomicota memiliki tubuh buah yang berbentuk bola atau mangkuk dan umumnya hidup di lingkungan yang lembab. Contoh jamur kelas Zygomicota antara lain Rhizopus dan Mucor.
  2. Ascomycota
    Jamur kelas Ascomycota memiliki tubuh buah yang berbentuk kupu-kupu dan umumnya hidup di tanah dan kayu. Contoh jamur kelas Ascomycota antara lain Penicillium dan Saccharomyces.
  3. Basidiomycota
    Jamur kelas Basidiomycota memiliki tubuh buah yang berbentuk payung dan umumnya hidup di tanah. Contoh jamur kelas Basidiomycota antara lain jamur shitake dan jamur tiram.
  4. Deuteromycota
    Jamur kelas Deuteromycota merupakan jamur yang belum diketahui cara reproduksinya secara seksual. Contoh jamur kelas Deuteromycota antara lain jamur Candida dan Aspergillus.

Contoh Kingdom Fungi (Jamur)
Beberapa contoh jamur yang sering kita temui antara lain jamur kuping, jamur merang, jamur tiram, dan jamur shitake. Selain itu, jamur juga digunakan dalam industri makanan dan farmasi.

Jadi, kingdom Fungi atau Jamur merupakan kingdom makhluk hidup yang seringkali diabaikan, padahal keberadaannya sangatlah penting dalam ekosistem bumi. Jamur memiliki ciri khas berupa tidak memiliki klorofil dan tidak dapat melakukan fotosintesis. Struktur jamur terdiri dari tubuh buah dan hifa. Jamur memiliki dua jenis reproduksi, yaitu reproduksi generatif (seksual) dan reproduksi vegetatif (aseksual).***

Baca Juga :   Infertilitas Mempelajari dari Sisi Penyebab, Jenis, dan Faktor Risiko pada Pria dan Wanita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *