Sifat dan Rumus Gelombang

ANAMS.ID – Kali ini kita akan membahas terkait “Sifat dan Rumus Gelombang”

Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait “Sifat dan Rumus Gelombang” agar supaya bermanfaat bagi pembaca

Simak artikel “Sifat dan Rumus Gelombang” dengan baik untuk mendapatkan keseluruhan insightnya.

sifat gelombang

Pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari sifat-sifat gelombang yang meliputi pemantulan, pembiasan, hamburan, interferensi, difraksi dan polarisasi.

Pemantulan Gelombang (Refleksi Gelombang)

Pemantulan gelombang dalam tangki riak, pada pemantulan ini diperoleh gelombang melingkar yang pusatnya merupakan sumber gelombang S. Gelombang pantul yang dihasilkan oleh bidang lurus juga merupakan gelombang S melingkar sebagai pusat lingkaran. Jarak S dari bidang pantul sama dengan jarak s dari bidang pantul.

Menurut hukum Snell, gelombang datang, gelombang pantul dan garis normal berada dalam satu bidang dan sudut datang akan sama dengan sudut pantul, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini:

Untuk gelombang 2D atau 3D seperti gelombang air, kita mengenal istilah gelombang sinar dan muka gelombang.

Muka Gelombang

Muka gelombang didefinisikan sebagai posisi titik dari fase yang sama pada gelombang, dan pada gambar di sebelah kanan lingkaran ditampilkan sebagai muka gelombang. Jarak antara muka gelombang yang berdekatan sama dengan satu gelombang (λ). Berkas gelombang adalah garis yang ditarik tegak lurus dengan muka gelombang.

Jika gelombang melingkar terus merambat ke segala arah, maka pada jarak yang sangat jauh dari sumber gelombang kita akan melihat muka gelombang yang hampir lurus, persis seperti gelombang laut yang mencapai pantai. Muka gelombang ini dikenal sebagai muka gelombang planar.

Rumus Gelombang

Persamaan Getaran Harmonis

Energi kinetik(Ek) : F = t/T= q/360 = q/2p

Energi potensial (Ep) : DF = F1 – F2
Catatan : 0 £ F £ 1
jika F = 1 ¾ dapat ditulisF = ¾, sehingga q = 2p.¾ = 270°
jika F = 2 1/3 dapat ditulisF = ¾, sehingga q = 2p.¾ = 270°

Energi mekanis (EM) : F = m.ay
F = – mw².y = -K.y

CONTOH GETARAN HARMONIS

Energi Kinetik (Ek) = ½ m.v² = ½ m.w².A² COS² w.t
Energi Potensial (Ep) = ½ K.y² = ½ m.w².A² sin² w.t
Energi Mekanik (EM) = Ek + Ep = ½ m.w².A²

T = 2p Ö(l/g)
Tidak tergantung massa bendaGaya Pemulih (F)
F = w sin q

Periode pegas (T)
T = 2p Ö(m/k)

Persamaan Gelombang Berjalan
y=A sin(awt-kx)
y=A sin 2p/T (t- x/v )
y=A sin 2p (t/T-x/l)Tanda (-) menyatakan gelombang merambat dari kiri ke kanan

A = amplitudo gelombang (m)
l = v.T = panjang gelombang (m)
v = cepat rambat gelombang (m/s)
k = 2p/l = bilangan gelombang (m’)
x = jarak suatu titik terhadap titik asal (m)

Baca Juga :   Pada tumbukan lenting sempurna berlaku hukum kekekalan

Sudut fase gelombang (q) :  q = 2p [(t/T) – (x/l)
Fase gelombang (F) : F = (t/T) – (x/l)
Beda fase gelombang (AF) DF= Dx/l =( X2-X1)/l

Itulah pembahasan terkait artikel Sifat dan Rumus Gelombang. semoga bermanfaat***