Ciri-ciri Lembaga Sosial
Ciri-ciri Lembaga Sosial

Ciri-ciri Lembaga Sosial

Anams.id –  Kali ini kita akan membahas mengenai ciri ciri lembaga sosial. Untuk mengetahui penjelasan lengkapnya, simak artikel berikut dengan baik

Meskipun lembaga sosial adalah konsep abstrak, mereka memiliki banyak fungsi dan karakteristik yang dapat dikenali.

Menurut JP Gillin dalam bukunya “Karakteristik Umum Lembaga Sosial”, ia menjelaskan:

  • Lembaga sosial adalah model organisasi pikiran dan tindakan yang diwujudkan melalui kegiatan dan hasil masyarakat. Ini terdiri dari kebiasaan, perilaku sistem dan faktor budaya lainnya yang dimasukkan ke dalam unit fungsional.
  • Institusi sosial juga dicirikan oleh tingkat keabadian tertentu. Amal adalah seperangkat norma yang berkisar pada kebutuhan dasar, sehingga masuk akal bahwa itu harus dipertahankan dan distandarisasi.
  • Lembaga sosial memiliki satu atau lebih tujuan tertentu. Lembaga pendidikan tentunya memiliki tujuan yang berbeda-beda, seperti halnya lembaga-lembaga seperti perkawinan, perbankan dan agama.
  • Ada alat ilmiah yang digunakan untuk mencapai tujuan lembaga sosial. Misalnya, rumah lembaga keluarga, masjid lembaga keagamaan, gereja, pura, vihara, dll.
  • Institusi sosial biasanya ditandai dengan tanda atau simbol tertentu. Simbol, seperti halnya simbolik, menggambarkan tujuan dan fungsi lembaga yang bersangkutan. Misalnya, cincin kawin lembaga perkawinan, bendera dan lagu kebangsaan, seragam sekolah dan lencana.
  • Institusi sosial memiliki tradisi tertulis dan tidak tertulis yang menetapkan tujuan, aturan, dll. Misalnya hukum perkawinan tentang izin menikah dan lembaga perkawinan.

Di sisi lain, seorang ahli sosial bernama John Connen juga berpendapat tentang karakteristik lembaga sosial. Menurutnya, pranata sosial memiliki sembilan ciri (karakteristik):

  1. Setiap lembaga sosial bertujuan untuk memenuhi kebutuhan khusus masyarakat.
  2. Semua institusi sosial memiliki nilai fundamental yang mereka peroleh dari para anggotanya.
  3. Institusi sosial memiliki pola perilaku permanen yang merupakan bagian dari tradisi budaya yang ada dan diakui oleh anggotanya.
  4. Masyarakat memiliki sistem sosial yang saling bergantung, dan sistem sosial berubah sebagai akibat dari perubahan lain dalam sistem sosial.
  5. Institusi sosial saling bergantung, tetapi masing-masing terdiri dari institusi dan organisasi sosial yang disempurnakan di sekitar pola sirkuit, norma, nilai, dan perilaku yang diharapkan.
  6. Gagasan lembaga sosial umumnya diterima oleh mayoritas anggota masyarakat, baik mereka berpartisipasi di dalamnya atau tidak.
  7. Institusi sosial mengambil bentuk panutan.
  8. Setiap sistem sosial memiliki simbol budaya tertentu.
  9. Institusi sosial memiliki dasar ideologi atau orientasi kelompok.
Baca Juga :   Pengertian Hak

Ciri-ciri sistem sosial dapat disimpulkan sebagai berikut.

  • mereka memiliki tingkat kekekalan tertentu
  • memiliki tujuan tertentu
  • diperlengkapi untuk mencapai tujuan ini
  • memiliki simbol
  • mereka memiliki tradisi tertulis dan tradisi tidak tertulis
  • memenuhi kebutuhan dasar
  • Upaya untuk menghormati dan mengevaluasi nilai
  • model perilaku tetap
  • Interaksi
  • Di dalamnya terkandung norma, nilai, dan perilaku ideal
  • Mencapai tujuan / sasaran bersama

Itulah pembahasan mengenai Ciri-ciri Lembaga Sosial, semoga bermanfaat***

Leave a Reply

Your email address will not be published.